Staf Khusus Presiden

7 Anggota Staf Khusus Presiden dari Kalangan Milenial Disinggung KPK, Belum Lakukan Kewajiban Ini!

KPK singgung 7 anggota milenial Staf Khusus Presiden yang baru saja ditunjuk Jokowi.

7 Anggota Staf Khusus Presiden dari Kalangan Milenial Disinggung KPK, Belum Lakukan Kewajiban Ini!
TRIBUN/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Joko Widodo memperkenalkan staf khusus barunya yang berasal dari kalangan milenial CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (kiri), Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (dua kiri), Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (tiga kiri), peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar (empat kanan), CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (tiga kanan), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (dua kanan), dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf (kanan) di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019).TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada 7 nama Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial yang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjabat pada periode 2019-2024.

Jokowi memeperkenalkan ketuju anggota itu pada Kamis, (21/11/19), di Istana Bogor.

Setelah sehari dikenalkan Presiden Jokowi, ketuju anggota milenial Staf Khusus Kepresidenan ini disorot KPK.

Ada apa?

Mengutip Tribunnews.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengkaji kewajiban penyetoran data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tujuh staf khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami sedang mengkaji lebih lanjut apakah tujuh stafsus ini termasuk pejabat negara atau penyelenggara negara yang wajib lapor LHKPN," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).

"Tapi kalau kita lihat dalam undang-undang nomor 28 tahun 99 pasal 2, disebutkan bahwa pejabat setingkat eselon 1 atau yang disetarakan eselon 1," imbuhnya.

Kata Febri, jika stafsus-stafsus tersebut dalam posisi eselon 1 atau setara, maka KPK mengimbau mereka untuk segera menyerahkan data LHKPN.

"Kami mengimbau semua pihak yang masuk dalam wajib LHKPN agar segera lapor," dia menegaskan.

"Terutama mereka yang sebelumnya belum pernah menjadi penyelenggara negara, artinya ini pelaporan pertama. Jika dibutuhkan info dan dukungan lebih lanjut kami akan memberikan support. Tinggal hubungi saja call center 198. Termasuk untuk stafsus baru ini," sambung Febri.

Presiden Joko Widodo memperkenalkan staf khusus barunya yang berasal dari kalangan milenial CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (kiri), Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (dua kiri), Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (tiga kiri), peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar (empat kanan), CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (tiga kanan), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (dua kanan), dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf (kanan) di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019).TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Joko Widodo memperkenalkan staf khusus barunya yang berasal dari kalangan milenial CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (kiri), Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (dua kiri), Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (tiga kiri), peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar (empat kanan), CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (tiga kanan), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (dua kanan), dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf (kanan) di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019).TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO (TRIBUN/SENO TRI SULISTIYONO)
Halaman
1234
Penulis: Frandi Piring
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved