Berita Mitra

Disparbud Kecewa Gelaran Festival Budaya di Desa Ini Tak Dilibatkan

Disparbud Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) sayangkan Festival Budaya Ratatotok tak menggaet Disparbud.

Disparbud Kecewa Gelaran Festival Budaya di Desa Ini Tak Dilibatkan
TRIBUN MANADO/GIOLANO SETIAY
Sartje Togan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) sayangkan Festival Budaya Ratatotok tak menggaet Disparbud.

Kegiatan yang digelar di pantai Lakban yang dibuka pada Selasa (19/11/2019), yang mengangkat masalah kebudayaan yang merupakan sektor pengembang untuk fokus pemerintah tahun 2020 nanti, disayangkan pihak terkait tak ada kerja sama dengan pihak yang ada.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Disaprbud Mitra Sartje Togan kemarin, Rabu (20/11/2019) di sela-sela pembahasan finalisasi APBD 2020 di Kantor Dewan Pimpinan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara Sulut.

"Kalau camat jeli, melihat fokus pemerintah yang terus berupaya dalam membangun sektor pariwisata. Apalagi ini telah mengangkat masalah kebudayaan lokal yang identik dengan pariwisata seperti yang difokuskan pada 2020 mendatang. Namun pihak dari kecamatan, sama sekali tak ada informasi sama sekali ke pihak Disparbud," beber Taogan.

Demikian diketahui, pihak camat enggan mengikut sertakan pihak Disparbud untuk bergabung sebagai panita lokal atau sebisa mungkin bisa memberikan kontribusi dalam Festival Budaya ini.

"Saya waktu hadir dalam Festival Budaya Ratatotok sendiri hanya sebatas undangan saja. Saya hadir juga pada waktu itu, hanya karena ingin melihat apa saja yang menjadi aset budaya yang bakal diperlombakan," tukas Sartje.

Ia mengkritik, sebenarnya Camat dan Panitia lokal harus mengundang para Camat se- Kabupaten Mitra. Agar para camat yang ada, bisa melihat dan mengikuti program unggul yang mengangkat masalah budaya dan pariwisata yang ada di Minahasa Tenggara.

"Kegiatan itu pun, hanya berupa kegiatan seremonial yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Kecamatan Ratatotok. Dan lagi, Tarian Kabasaran sendiri, mereka sewa dari luar Kabupaten Mitra yakni Kabasaran dari Minahasa Tondano. Dan kostum yang dipakai, milik Disparbud Mitra. Memang sangat disayangkan sekali," terangnya.

Sementara itu, setelah dikonfirmasi pihak kecamatan yakni Camat Ratatotok Nortje Wulur mengatakan, kegiatan tersebut hanya per tingkat Desa yang ada di Kecamatan Ratatotok.

Ia membantah, apakah ada kesalahan bila pihaknya mengusung tema terkait Festival Kebudayaan.

Halaman
12
Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved