News

Aktifis HAM Soroti Kerja Presiden Jokowi Selama 30 Hari: Sibuk Bagi-bagi Kursi

Haris Azhar menjelaskan, pada satu bulan Jokowi menjadi presiden di Kabinet Indonesia Maju, masih terus melakukan bagi-bagi kursi

Aktifis HAM Soroti Kerja Presiden Jokowi Selama 30 Hari: Sibuk Bagi-bagi Kursi
istimewa
Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktifis HAM Haris Azhar, mengatakan setelah tepat satu bulan periode ke dua Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin masih sibuk membagi kursi kekuasaan.

Hal tersebut diungkapkan Haris Azhar dalam acara Mata Najwa yang disiarkan langsung di Trans 7, Rabu (20/11/2019) pukul 20.00 WIB.

Haris Azhar yang kini menjabat Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan HAM Lokataru menjelaskan, pada satu bulan Jokowi menjadi presiden di Kabinet Indonesia Maju, masih terus melakukan bagi-bagi kursi.

Haris Azhar mengatakan tepat satu bulan menjadi presiden, Jokowi masih sibuk pada diri sendiri.

Selain itu, Haris Azhar mengatakan pada pemerintahan Jokowi saat ini sering memunculkan kebijakan-kebijakan yang kontroversial.

Aktifis HAM Soroti Kerja Presiden Jokowi Selama 30 Hari: Sibuk Bagi-bagi Kursi
Aktifis HAM Soroti Kerja Presiden Jokowi Selama 30 Hari: Sibuk Bagi-bagi Kursi (Tribunnews.com)

PKS Sepakat dengan Presiden Jokowi, Pilkada Langsung untuk Hindari Oligarki

Haris Azhar memberikan contoh, ketika Menteri Agama, Fachrul Razi memunculkan kata celana cingkrang.

"Sibuk pada diri sendiri aja. Jadi masih pada momentum mereka ini masih happening gitu ya, masih seneng," jelas Haris Azhar.

"Terus masih mencoba bagi-bagi mengisi kursi-kursi diruntutan di bawahnya."

"Memunculkan kebijakan-kebijakan. Memunculkan frase kata celana cingkrang, IMB mau dihapus, dan lain-lain."

Haris Azhar mengatakan pemerintahan Jokowi jilid dua hingga satu bulan ini belum masuk pada kebijakan yang membuat masyarakat terdesak pada lima tahun lalu.

Menurutnya, Jokowi masih sibuk merombak posisi yang ada di bawah pemerintahahnnya.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved