NEWS

Tembakan Meriam Jatuh Dekat Pertemuan, Pengawal Ungkap Cara Soeharto Hadapi Detik-detik Mencekam

Pengawal Soeharto, yang juga Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden saat itu, Sjafrie Sjamsoeddin, menceritakan pengalamannya saat Soeharto

Tembakan Meriam Jatuh Dekat Pertemuan, Pengawal Ungkap Cara Soeharto Hadapi Detik-detik Mencekam
(KOMPAS/JB SURATNO)
Presiden Soeharto. Gambar diambil pada 15 Januari 1998. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto memimpin di Indonesia selama sekitar 32 tahun.

Soeharto tak hanya dikenal di dalam negeri.

Selama memimpin Indonesia, Soeharto juga banyak berkiprah di negara-negara lain.

Satu di antaranya adalah Bosnia.

Soeharto memang sempat mengunjungi Bosnia Herzegovina pada tahun 1995.

Seorang pengawal Soeharto, yang juga Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden saat itu, Sjafrie Sjamsoeddin, menceritakan pengalamannya saat Soeharto mengunjungi Bosnia.

Soekarno Pernah Dipaksa Soeharto Keluar dari Istana, Hanya 1 Benda Ini yang Dibawah dan Digenggam

Kisah itu diceritakannya dalam buku "Pak Harto The Untold Stories".

Seperti mengutip dari buku tersebut, begitu tiba di Bosnia, Soeharto langsung disambut hangat oleh Presiden Bosnia saat itu, Alija Izetbegovic.

Tembakan Meletus, Pengawal Ungkap Cara Soeharto Hadapi Detik-detik Mencekam Jumpa Pers di Bosnia
Tembakan Meletus, Pengawal Ungkap Cara Soeharto Hadapi Detik-detik Mencekam Jumpa Pers di Bosnia (istimewa via Tribunnews)

Keduanya terlibat pembicaraan akrab selama satu jam.

Selanjutnya, bersama Menteri Luar Negeri saat itu, Ali Alatas, Soeharto melakukan sesi jumpa pers.

Demi Pergi ke Kondangan, Mulan Jameela Kepergok Pakai Mobil Mentereng Seharga Nyaris Rp 2 Miliar

Halaman
123
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved