Berita Terkini

Ibu Rumah Tangga Tewas Setelah dengar Gempa, Sempat Peluk Anaknya, Begini Penjelasan Suami

Peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Kamis lalu memakan korban seorang Ibu Rumah Tangga

Ibu Rumah Tangga Tewas Setelah dengar Gempa, Sempat Peluk Anaknya, Begini Penjelasan Suami
(Shutterstock)
Ilustrasi tewas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa gempa bumi yang terjadi pada kamis (14/11/2019), di wilayah Sulawesi Utara ( Sulut), ternyata memakan korban.

Dia adalah seorang ibu rumah tangga bernama Chintya Lasik (31), warga Desa Ranoketang Atas Satu, Kecamatan Touluaan, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kapolsek Touluaan Iptu Immanuel Lutam menerangkan korban meninggal pada Jumat dinihari (15/11), setelah sebelumnya dibawa ke Puskesmas Tombatu untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari keterangan suaminya, Nicodemus Mokodompit (41), diketahui bahwa saat peristiwa gempa, korban keluar dari kamar memeluk anaknya menuju pintu keluar rumah kemudian terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Korban diduga terkena shock atau ketakutan karena peristiwa gempa bumi tanah goyang yang bertepatan pada saat itu lampu listrik padam,” terang Kapolsek.

Oleh pihak keluarganya, korban sempat dibawa ke Puskesmas Tombatu, namun nyawanya tak tertolong.

“Menurut dokter yang memeriksa, setelah tiba di Puskesmas, korban sudah meninggal dunia. Informasi yang kami dapat dari suaminya bahwa korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” tambah Kapolsek.

Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Manado, Jalan Piere Tendean Langsung Macet

BMKG Mencatat Ada 180 Gempa Susulan Setelah Magnitudo 7.1 di Laut Malut

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 180 gempa susulan hingga Sabtu (16/11/2019), pukul 17.WIB.

Gempa tersebut merupakan susulan dari gempa bermagnitudo 7.1 di Laut Maluku.

Halaman
1234
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved