Gempa Jailolo Maluku Utara

Warga Kalasey Berhamburan Keluar Rumah Saat Tadi Gempa Malam

Guncangan gempa 7,1 Magnitudo yang terjadi di perairan Maluku Utara dini hari terasa hingga di beberapa daerah di Minahasa, Bitung, Manado, dan Bolmon

Warga Kalasey Berhamburan Keluar Rumah Saat Tadi Gempa Malam
aji sasongko/tribun manado
Warga Kalasey Berhamburan Keluar Rumah Saat Tadi Gempa Malam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Guncangan gempa 7,1 Magnitudo yang terjadi di Jailolo perairan Maluku Utara dini hari terasa hingga di beberapa daerah di Minahasa, Bitung, Manado, dan Bolaang Mongondow, Jumat (15/11/2019).

"Orang-orang pada berhamburan keluar rumah. Saat itu saya sedang tidur," kata Meli (33), warga Kalasey, Pineleng, Minahasa kepada tribunmanado.co.id di Pantai Malalayang.

Ia dibangunkan oleh anaknya yang masih terjaga saat itu. Meli dan empat anggota keluarganya langsung keluar rumah.

"Meskipun tidak berpotensi tsunami, saya tetap keluar karena takut tertimpa bangunan di rumah," katanya.

Saat berada di luar rumah, dia melihat sudah ada banyak warga. Mereka kemudian mengungsi di Gereja Philia.

"Gereja itu digunakan untuk evakuasi karena letaknya cukup tinggi," kata wanita yang bekerja sebagai penyapu jalan di Dinas Kebersihan Kota Manado.

Lanjutnya, gereja itu memang sering digunakan untuk tempat mengungsi.

Saat mengungsi, Meli merasakan ada tujuh gempa susulan.

"Memang di Sulawesi ini rawan gempa. Sepertinya hampir setiap tahun pasti ada gempa," sebut Meli.

Dia menyebutkan, saat gempa terjadi yang paling panik adalah anak-anak muda. Para lansia malah cenderung tenang ketika gempa terjadi.

Halaman
12
Penulis: Aji Sasongko
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved