Berita Kotamobagu

Pemerintah Kota Ini Masih Bicarakan soal UMP untuk THL

Pemerintah Kota Kotamobagu masih mempertimbangkan tentang penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tenaga harian lepas (THL), tahun 2020.

Pemerintah Kota Ini Masih Bicarakan soal UMP untuk THL
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Pemerintah Kota Ini Masih Bicarakan soal UMP untuk THL 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota Kotamobagu masih mempertimbangkan tentang penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tenaga harian lepas (THL), tahun 2020.

"Sementara bahas, sebab tidak semudah itu kita mengikuti UMP, karena begitu besar, tapi dana kita terbatas," kata Tatong Bara Wali Kota Kotamobagu, Jumat (15/11/2019).

Menurutnya, Kota Kotamobagu sangat mendukung dan menopang UMP, namun semuanya tergantung dari keuangan daerah.

"Sebab ruang fiskal kita sangat terbatas," jelasnya.

Nanti akan dilihat, apakah akan melakukan pengurangan THL atau akan mengikuti UMP.

"Tapi apakah kita mampu ikuti UMP atau tidak, itu masalahnya atau apakah pengurangan THK akan efektif? kita masih bahas,"jelasnya.

Di Kotamobagu, saat ini khususnya THL belum mengikuti UMP. Kisaran honor THL saat ini yaitu Rp 1,5-2 juta per bulan, masih sangat jauh dari UMP.

Sementara beberapa THL yang dimiliki pemkot Kotamobagu sangat berharap agar gaji mereka bisa bertambah tahun depan.

"Ya kami berharap ada kenaikan gaji tahun depan kalau bisa," kata seorang THL.

Sementara itu, Maya Ticoalu Kabid Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Provinsi mengatakan, seharusnya pemerintah daerah bisa memberikan upah sesuai UMP kepada para THL.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved