Gempa Jailolo Maluku Utara

Sejumlah Wisatwan Batalkan Perjalanan ke Bunaken, Menyusul Gempa Jailolo

Sejumlah wisatawan batalkan perjalanan ke kawasan wisata Bunaken.Mereka takut ada gempa susulan, menyusul gempa Jailolo semalam.

Sejumlah Wisatwan Batalkan Perjalanan ke Bunaken, Menyusul Gempa Jailolo
Tribun Manado / Isvara Savitri
Kondisi Dermaga Wisata Kalimas, Jumat (15/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Dermaga Wisata Kalimas Manado, tempat para wisatawan naik kapal laut ke kawasan wisata Bunaken, tampak sepi, Jumat (15/11/2019) siang.

Hal ini diakui oleh staf pelabuhan, Lena dan Michel, yang menyatakan sampai siang ini, baru ada dua kapal yang berangkat ke Bunaken mengantar wisatawan.

"Padahal, kalau normal bisa 10 sampai 11 kapal sehari," tambah Michel yang meyakini sepinya rute Manado-Bunaken ini karena ada isu tsunami.

Sampai kemarin siang gempa susulan masih beberapa kali terasa di Kota Manado.

Seperti diketahui, gempa dengan magnitudo 7,1 yang berpusat di barat laut Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Kamis (14/11/2019) tengah malam, getarannya terasa hingga Kota Manado. 

Sebagian warga Kota Manado dan Bitung lari berhamburan keluar rumah dan bangunan dan sebagian lainnya mengungsi saat gempa dari kedalaman 73 kilometer dan 137 kilometer dari Jailolo, itu mulai mendera.

Gempa itu berpotensi tsunami di tiga wilayah, yakni Kota Bitung (Sulut), Jailolo Halmahera Barat (Malut) dan Kota Ternate (Malut).

Dan, sampai  siang ini, gempa susulan masih terasa beberapa kali, meski peringatan tsunami sudah diakhiri.

"Pengaruh ya pasti, karena kan sempat ada isu tsunami juga," jelas Lena.

Hingga kini, pihaknya menyatakan baru dua kapal yang berangkat

UPDATE Terbaru Gempa 7,1 SR di Laut Malut, Terasa hingga Sulteng, Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Goncang Sulut, Gubernur Olly Ucapkan Syukur tidak ada Korban

UPDATE GEMPA - Syok! Nenek Lorensia Meninggal Dunia, BPBD: 6 Rumah Rusak Ringan

Menurut Sadono, penjual tiket perjalanan, banyak penumpang yang memilih membatalkan perjalanan karena takut ada gempa susulan yang berpotensi tsunami.

Hingga sekira pukul 09.30 Wita gempa susulan masih berlangsung beberapa kali.

Hal ini menyebabkan pihak BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap gempa susulan.

Pakai Airbus 330-200, Terbang Bersama Garuda dari Manado Makin Nyaman

Penulis: Isvara Savitri
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved