Gempa Jailolo Maluku Utara
Takut Kena Tsunami di Kota Bitung, Aris Mengungsi bersama Istri dan Anak
Aris Umar (54), warga Girian Bawah, Kota Bitung, terpaksa mengungsi ke kawasan yang lebih tinggi setelah ada peringatan waspada tsunami.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Aris Umar (54), warga Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Provinsi Sulut, terpaksa mengungsi ke kawasan yang lebih tinggi.
Itu dilakukan menyusul peringatan waspada tsunami, setelah gempa dengan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan di Sulut dan Malut, Kamis (14/11/2019) tengah malam.
Aris dan keluarganya mengungsi ke pinggir jalan di jalan 46 Keluraham Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Jumat (15/11/2019).
"Somo dua jam di sini (Sudah hampir dua jam kami berada di sini)," kata Umar sambil bersandar di mobil pick up warna hitam.
Bersama istri dan seorang anaknya Aris mengamankan diri di ketinggian.
Keluraham Girian Bawah merupakan wilaya yang dekat dengam pantai.
Selain bersama anak dan istri, Aris mengungsi dengan membawa serta barang dagangannya, berbagai buah segar.
Ia biasa berjualan di kawasan Kairagi, Mapanget, Kota Manado.
"Buah-buah di mobil yang diselamatkan. Barang lainnya di tinggalkan semua di dalam rumah, karena tidak angkut di mobil," tandasnya. (crz)
BERITA TERPOPULER :
• BREAKING NEWS - Gempa Bumi 7,4 SR Guncang Barat Laut Jailolo - Malut, BERPOTENSI TSUNAMI
• 7 Pria di Dunia yang Berubah Jadi Wanita Cantik, Nomor 5 Mirip Gisella Anastasia?
Gempa Bumi
Hingga berita ini diturunkan sebagian besar warga yang kaget, panik saat guncangan gempa Jalilolo Maluku Utara terasa hingga pusat Kota Manado, Sulawesi Utara.
Gempa berkekuatan 7.4 magnitudo mengguncang Maluku Utara, Kamis (14/11/2019) sekira pukul 23:17 WITa, terasa hingga di Sulawesi Utara.
Warga yang berada di beberapa titik padat penduduk di Kota Manado panik dengan gempa bumi yang sangat terasa.
''Torang langsung kaluar rumah. Cuma so nentau mo bagemana (Kami langsung keluar rumah hanya tidak tahu mau bagaimana, '' ujar James Saliim, warga Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Manado.
Sejumlah warga Kota Manado yang memang beraktivitas malam hari maupun yang bangun karena kuatnya gempa masih membicarakan gempa sesaat tersebut.
Melansir dari inatews.bmkg.go.id, titik gempa berada di 1.67 Lintang Utara, 126.39 Bujur Timur di jarak 137 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara dengan kedalaman 73 Km.
BMKG pun telah memberikan peringatan dini Tsunami ke-2 terkait gempa tersebut.
Gambar lokasi gempa di Sulut dan kekuatannya (inatews.bmkg.go.id)
• Pasca Diguncang Gempa, Warga Malalayang Langsung Cek Pantai
• Pascagempa Magnitudo 7,1, BMKG: Halmahera, Ternate, Minahasa Utara dan Bitung Waspada Tsunami
Berikut daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan:
Halmahera, Maluku Utara berstatus waspada
Kota Bitung, Sulawesi Utara berstatus waspada
Kota Ternate, Maluku Utara berstatus waspada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dampak-gempa-bumi-aris-warga-bitung-mengungsi.jpg)