Info Kesehatan

Cara Mudah Cegah Diabetes, Hindari Minuman Manis hingga Konsumsi Lemak Sehat

data WHO menyebut diabetes telah meningkatkan risiko kematian dini pada seseorang.

Cara Mudah Cegah Diabetes, Hindari Minuman Manis hingga Konsumsi Lemak Sehat
Internet
Makan gluten bisa tingkatkan risiko diabetes Tipe 1 pada anak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - WHO menyebut diabetes telah meningkatkan risiko kematian dini pada seseorang bahkan penyakit ini salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Diabetes adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin yang mencukupi, atau tubuh tidak dapat menggunakan jumlah insulin yang ada secara efektif.

Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah dalam tubuh.

Akibatnya, gula darah berlebihan dan timbul penyakit yang disebut diabetes.

Diabetes bisa mendatangkan komplikasi kerusakan organ-organ dalam tubuh kita, seperti kerusakan saraf, ginjal dan jantung.

Agar kita terhindar dari penyakit ini, cara terbaik adalah dengan mengubah gaya hidup.

Membuat beberapa perubahan sederhana dalam gaya hidup dapat membantu kita terhindar dari hal tersebut.

Berdasarkan data American Diabetes Association dan Hardvard Medical School, berikut cara sederhana mencegah penyakit diabetes:

1. Rutin melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang rutin membuat kita menuai banyak manfaat, seperti menurunkan berat badan,

menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu menjaga kadar gula darah.

Penelitian menunjukkan latihan aerobik dan resistensi dapat membantu mengendalikan diabetes.
 

Nah, agar kita benar-benar terhindar dari diabetes, kita bisa menerapkan dua jenis aktivitas fisik tersebut.

2. Konsumsi cukup serat

Selain membantu menurunkan berat badan, serat membantu kita mengontrol gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Kita bisa mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan atau biji-bijian yang mengandung serat tinggi.

3. Konsumsi lemak sehat
Jenis-jenis lemak dalam makanan yang kita konsumsi juga mempengaruhi risiko diabetes.

Lemak sehat, seperti lemak tak jenuh ganda yang ditemukan dalam minyak sayur cair, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu menangkal diabetes tipe 2.

Sebaliknya, lemak trans yang kerap ditemukan dalam banyak jenis margarin, makanan yang dipanggang atau makanan yang digoreng di sebagian besar restoran cepat saji dapat mengembangkan risiko diabetes.

4. Hindari minuman manis

Minuman manis mengandung glikemik yang tinggi yang pada akhirnya meningkatkan risiko diabetes.

Hal tersebut telah terbukti dalam riset the Nurses’ Health Study.

Riset tersebut membuktikan wanita yang minum satu atau lebih minuman manis per hari memiliki risiko 83 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2, dibandingkan dengan wanita yang minum kurang dari satu minuman manis per bulan.

Sebagai gantinya, kita bisa memilih mengonsumsi air putih, kopi dan teh tanpa tambahan pemanis buatan.

Siapa Orang yang Lebih Mungkin Terkena Diabetes

 Bila dulu diabetes atau disebut "sakit gula"hanya ditemukan pada segelintir orang, kini penyakit tersebut menjadi salah satu yang banyak diderita masyarakat urban.

Data dari riset berjudul Diabetes In Asia: Empowering Communities To Lead Healthier Live, menunjukkan sekitar 6,7% atau setara dengan 10,3 juta masyarakat Indonesia menderita diabetes dengan rentang usia 20 - 79 tahun.

Dari penelitian yang sama juga didapati bahwa 24,4% penduduk Indonesia mengalami kelebihan berat badan, 5,7% tergolong obesitas, dan 22,8% berisiko terkena diabetes karena kurangnya aktivitas fisik.

Sayangnya, sebagian besar dari kita masih beranggapan bahwa diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor keturunan saja. Padahal, penyakit ini juga bisa terjadi karena pengaruh dari gaya hidup yang tidak sehat.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Dante S. Harbuwono Sp.PD-KEMD, PhD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Kamis (14/11/2019).

“Hasil survei FKUI RSCM-Divisi metabolik endokrin menemukan 1 dari 8 orang di Jakarta terkena diabetes, dan 2 dari 3 orang yang terkena diabetes tidak mengetahui kalau dirinya terkena diabetes,” ujarnya.

Dalam acara Press Conference: Komitmen Sun Life meningkatkan Kesadaran Diabetes di Indonesia, Dante juga memaparkan empat kategori orang Indonesia yang berpotensi tinggi terkena diabetes. Apa saja?

Etnik tertentu

Dokter Dante mengatakan bahwa menurut penelitian, etnik Manado dan Ternate adalah yang paling banyak terkena penyakit diabetes di Indonesia.

"Secara genetik, orang Manado dan Ternate paling tinggi risikonya diabetesnya. Ini bukan soal gaya hidupnya ya, memang dari gennya orang Manado ini punya risiko yang besar untuk terkena penyakit diabetes,” jelasnya
 

Berat badan berlebih

Orang yang memiliki berat badan berlebih cenderung lebih besar risikonya untuk terkena diabetes. Untuk mengetahui berat badan sudah berlebih atau tidak, dapat mengecek ukuran lingkar perut.

Normalnya, perempuan di Asia memiliki lingkar perut tidak lebih dari 80 cm sedangkan lelaki tidak lebih dari 90 cm. Tetapi, untuk masyarakat Indonesia normalnya ukuran lingkar perut antara lelaki dan perempuan sama yaitu tidak lebih dari 80 cm.

Aktivitas fisik kurang

Aktivitas fisik yang kurang menyebabkan seseorang lebih mudah terkena diabetes. Apalagi orang yang tinggal di daerah perkotaan, biasanya mereka kurang melakukan aktivitas.

Maka dari itu, Dante menyarankan agar masyarakat selalu menyempatkan diri untuk berolahraga setiap harinya agar terhindar dari diabetes.

Diet tidak seimbang

Diet tidak seimbang biasanya terjadi karena masyarakat kita cenderung terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Hal ini menyebabkan orang tersebut lebih mudah terkena diabetes.

Lalu, bagaimana menyiasatinya? Dokter sekaligus dosen yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, membagikan tips mudah agar terhindar dari penyakit diabetes. 

Yang pertama adalah menjaga pola hidup yang seimbang. Masyarakat perlu menjalani pola hidup yang sehat.

Ke depannya masyarakat perlu menjadi smart eater, yaitu orang yang pintar dalam memilih makanan untuk dikonsumsi; dan sweat generation, yaitu orang yang rutin berolahraga dan mengeluarkan keringat.

“Sebelum makan berpikir terlebih dahulu kalori makanannya berapa dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh,” ungkap Dante.

Selain itu, Dante juga menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala setidaknya satu tahun sekali.

“Jika sejak awal sudah tahu keluarganya ada yang terkena diabetes, sebaiknya rutin untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Karena jika ibunya terkena diabetes maka sang anak berisiko terkena diabetes 20% dan jika bapaknya yang terkena diabetes maka anaknya 30% berisiko terkena diabetes. Ini berlaku bagi anak perempuan dan laki–laki,” jelasnya. (Renna Yavin)

SUMBER: https://www.kompas.com/tren/read/2019/11/15/055200965/4-cara-mudah-mencegah-diabetes

SUMBER: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/15/073649420/siapa-orang-yang-lebih-mungkin-terkena-diabetes-di-indonesia?page=all#page2

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved