Gempa Jailolo Maluku Utara

Begini Penjelasan Dosen Teknik Sipil Unsrat Mengenai Bangunan yang Rusak Akibat Gempa

Guncangan gempa 7,1 Magnitudo di perairan Maluku Utara terasa hingga ke Sulawesi Utara, Jumat (15/11/2019)

Begini Penjelasan Dosen Teknik Sipil Unsrat Mengenai Bangunan yang Rusak Akibat Gempa
Tribun manado / Andreas Ruaw
Tembok Dapur Rumah Warga Tondano Roboh saat Gempa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Guncangan gempa 7,1 Magnitudo di perairan Maluku Utara terasa hingga ke Sulawesi Utara, Jumat (15/11/2019).

Akibatnya, terjadi beberapa kerusakan seperti retakan beberapa bagian bangunan di Sulawesi Utara.

"Umumnya retakan terjadi akibat bagian bangunan misal beton, menerima beban yang melampaui kapasitasnya," sebut Ir Steenie E Wallah MSc PhD, Dosen Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi.

Lanjutnya, kondisi struktur atau tulangan yang sudah melemah juga bisa menjadi penyebabnya.

"Akan tetapi untuk kasus yang terjadi di Hotel Four Points, harus ada penyelidikan terlebih dahulu," tegasnya.

Penjelasan PVMBG Soal Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jailolo Maluku Utara pada Jumat 15 November

UPDATE Terbaru Gempa 7,1 SR di Laut Malut, Terasa hingga Sulteng, Mekanisme Pergerakan Naik

Steenie mengatakan, semua bangunan pada dasarnya didesain untuk tahan gempa. Bangunan dirancang sesuai dengan standar-standar yang berlaku.

"Kalau daerah rawan gempa, bobot bangunan harus dibuat seminimal mungkin. Kuat, tapi seminimal mungkin," tuturnya.

Menurutnya, semakin ringan bobot suatu bangunan, akan semakin kecil pengaruh gaya yang timbul akibat gempa.

Situasi di Pemukiman Warga di Maasing Manado Pasca Gempa
Situasi di Pemukiman Warga di Maasing Manado Pasca Gempa (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

"Makanya sekarang banyak dikembangkan material seperti bata atau pengganti dinding dengan partisi yang lebih ringan," jelasnya.

Akan tetapi sebelum menggunakan material yang demikian, Steenie mengingatkan untuk melakukan juga perencanaan biaya.

"Karena untuk mendapatkan material yang ringan dan kuat, perlu biaya yang lebih tinggi," jelasnya.

Wenny Lumentut Tak Tahu Alasan Hingga Dicopot Prabowo Subianto

Wenny Lumentut Jawab Kasus Pencopotannya dari Ketua Gerindra, Apa Mau Pindah Partai?

Dia berpesan untuk mengikuti aturan atau standar yang ada saat mendesain bangunan.

Dia menyayangkan masih banyak orang yang membuat bangunan hanya berdasarkan pengalaman saja.

"Yang seperti itu belum teruji. Pemerintah tentu harus mengawasi. Sebelum ijin mendirikan bangunan diberikan, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu," tutur Steenie.

"Karena ini menyangkut kepentingan umum, kepentingan publik," pungkasnya.

Guntur Romli: Serikat Pekerja Pertamina Penolak Ahok Terpapar Virus Radikalisme

Penulis: Aji Sasongko
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved