Video Viral

Video Viral 2 Anggota TNI Hajar Seorang Polisi di Jalanan, Bripda NF Tak Sadar, Polda Klarifikasi

Menjadi tontonan, para pengguna jalan yang ada di lokasi pun terlihat hanya menyaksikan kejadian itu.

Video Viral 2 Anggota TNI Hajar Seorang Polisi di Jalanan, Bripda NF Tak Sadar, Polda Klarifikasi
Instagram @palembang_badesau
Video Viral 2 Anggota TNI Hajar Seorang Polisi di Jalanan, Bripda NF Sadar, Pihak Polda Klarifikasi 

Sang perwira tersebut menunjuk dua anggota TNI yang sedang push up di tanah.

Tak lama kemudian, yang tentara yang baru datang tampak seolah mengayunkan tangannya hendak meninju tapi tak sampai. Mereka pun bergulat tapi tak jatuh.

Mereka pun dilerai angggota Polri dan TNI yang hadir, terdengar teriakan warga yang menyaksikan.

Para anggota Paskibraka pun berpelukan dan menangis. Tak berapa lama terdengar lagu selamat ulang tahun yang diputar dipengeras suara.

Warga pun berteriak kegirangan menyanyikan lagu tersebut, para anggota paskibraka berloncat-loncat

Sedangkan anggota TNI Polri tampak berpelukan dan larut dalam perayaan ulang tahun tersebut.

Ternyata kejadian tersebut direncanakan untuk merayakan HUT seorang pejabat pemerintah setempat yang mengenakan seragam putih.

Mereka pun tiup lilin dan membagikan kue dan bergembira bersama diakhri video.

Bom Bunuh Diri di Polresta Medan Lukai 5 Polisi, Ini Jaringan Teroris di Medan

Video Dipotong

Sayang, video tersebut dipotong hingga terkesan benar-benar terjadi perselisihan dan perkelahian antara anggota Polri dan TNI.

Padahal video itu diakhiri dengan kegembiraan semua peserta upacara.

Video yang telah dipotong itu dengan cepat menyebar hingga menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, Kapolsubsektor Atu Lintang, Ipda Feri, seolah sedang memarahi pelatih paskibraka Kopda Juliadi serta seorang anggota Polsubsektor, Bripda Arami Rudi Ara.

Dalam skenarionya, Ipda Feri, merasa kecewa terhadap pelaksanaan Paskibraka di Atu Lintang, sehingga menuangkan kekesalannya dengan cara memarahi pelatih Paskibraka.

Dalam video tersebut, sempat terjadi kekerasan fisik yang skenarionya memang sudah sejak awal disepakati kedua belah pihak.

Padahal di akhir video menunjukan kegembiraan masyarakat, anggota paskibraka dan TNI Polri yang merayakan ulang tahun seorang camat.

Tonton Videonya:

Polisi Halau Pelaku Yang Datang Jalan Kaki Pakai Jaket Ojek Online, Melawan Masuk, Lalu Bom Meledak


Fakta Sebenarnya

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi menjelasakan video keributan antara personel polisi dan TNI di Atu Lintang merupakan video prank.

“Hari ini, kami menyampaikan klarifikasi bahwa video tersebut, hanya gurauan atau prank yang skenarionya sudah diatur sejak awal,” kata Hairajadi kepada Serambinews.com, Selasa (20/8/2019)

Disebutkan, keributan yang terjadi tersebut, hanya bertujuan untuk memberikan kejutan atau surprise kepada Camat Atu Lintang, Hermansyah yang sedang berulang tahun.

“Aksi itu, hanya sekedar main-main atau hiburan. Kan kita bisa lihat dan dengar, setelah terjadi keributan terdengar suara musik dengan lagu selamat ulang tahun,” sebutnya.

Makanya, lanjut Kapolres Aceh Tengah ini, pihaknya merasa perlu menyampaikan klarifikasi terkait dengan video tersebut, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Apalagi, bila video disebarkan tidak sampai tuntas sehingga berpotensi memunculkan persepsi tidak baik di masyarakat.

“Kami tegaskan kembali, bahwa itu bukan keributan sebenarnya. Hanya sebatas prank,” lanjut Hairajadi.

Hal senada disampaikan oleh Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Hendry Widodo.

Menurutnya aksi tersebut, merupakan hanya sebatas gurauan atau prank yang sudah disepakati di awal.

Tetapi bisa berpontesi menimbulkan masalah, jika penyebaran video tidak ditayangkan secara lengkap.

“Intinya, kegiatan ini hanya untuk memberi kejutan kepada pak camat, seperti apa yang sudah disampaikan Bapak Kapolres, bahwa kejadian ini, hanya sebatas gurauan atau prank. Tapi, kami perlu meluruskan, agar tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dengan cara menyebarkan video sepotong-sepotong,” tegas Hendry Widodo.

Camat Atu Lintang, Hermansyah ketika dimintai tanggapannya menyebutkan, keributan yang terjadi antara personel TNI dan polisi, hanya sebatas aksi drama yang sudah diatur skenarionya dengan tujuan untuk memberikan hiburan.

“Bisa dibilang, hiburan untuk melepaskan lelah, setelah satu bulan lebih latihan mempersiapkan upacara peringatan ke- 74 HUT RI. Jadi, dibuat drama seperti ini,” kata Hermansyah.

Hermansyah mengharapkan, agar video prank tersebut, tidak digunakan untuk hal-hal negatif karena awal dibuatnya video itu, hanya sebatas untuk hiburan atau gurauan yang dilakukan oleh anggota polisi dan polisi.

“Mudah-mudahan, masalah ini, bisa segera selesai karena keributan yang terjadi memang hanya sebatas prank. Di sisi lain, kami mengaspresiasi kerja keras semua pihak dalam menyukseskan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Atu Lintang,” pungkasnya. (*) 

Polresta Medan Diguncang Bom, Berikut 5 Kasus Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi, Nomor 4 Banyak Korban

Tonton Video Populer Youtube Tribun Manado:

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul VIRAL Video 2 TNI dan Polisi Baku Pukul di Jalan Raya, Beredar Video Berdurasi 30 Detik,Reaksi Polda, https://medan.tribunnews.com/2019/11/13/viral-video-2-tni-dan-polisi-baku-pukul-di-jalan-raya-beredar-video-berdurasi-30-detikreaksi-polda?page=all.

Penulis: Frandi Piring
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved