Pembunuhan Adik di Mitra

Perangkat Desa Mengaku Tak Kenal Dekat Dengan Korban dan Pelaku

Setelah ditelusuri terkait peristiwa naas yang terjadi di Desa Beringin, Kecamatan Belang Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.

Perangkat Desa Mengaku Tak Kenal Dekat Dengan Korban dan Pelaku
Gio/tribun manado
Perangkat Desa Mengaku Tak Kenal Dekat Dengan Korban dan Pelaku 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah ditelusuri terkait peristiwa naas yang terjadi di Desa Beringin, Kecamatan Belang Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara. Dimana masalah yang menimpah keluarga Tumundo.

Warga mengaku tak kenal dekat dengan sang korban dan pelaku.

"Saya sebagai warga sekaligus perangkat desa, memang tak mengenal dekat keduanya yakni Korban Maxi Tumundo dan pelaku JK. Keduanya hanya pendatang saja di Desa ini," tutur Melda Raco warga setempat.

Dirinya menjelaskan, bahwa yang menetap disitu yakni kakak adik perempuannya Melan Tumundo bersama suami dan anak mereka.

"Memang yang terdata di desa ini hanya adik perempuan mereka bersama suami. Korban ini sudah lumayan lama bolak-balik tinggal di desa. Setelah diminta untuk pengurusan KTP dan kejelasan tempat tinggal, korban enggan memberikan data dirinya. Memang sangat tertutup kalau mau dinilai," tutur Ibu perangkat desa Beringin.

Untuk itu, pihak pemerintah bertanya-tanya masalah kepengurusan korban seperti apa.

"Itu yang menjadi pertanyaan. Kalau sudah seperti ini, bagaimana kepengurusannya. Misalnya pembuatan akte kematian. Tentu bila tak terdaftar di desa ini, tak bisa dikeluarkan," jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai warga dan selaku perangkat desa sangat memperhatikan masalah ini.

"Kami tinggal membawa diri dengan prihatin saja dengan peristiwa ini. Sayang kepada korban dengan situasi seperti ini," tutupnya. (Ano)

BERITA TERPOPULER :

Halaman
123
Penulis: Giolano Setiay
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved