Kematian Komandan Milisi Jihad Islam Picu Ketegangan di Jalur Gaza

Jalur Gaza kembali memanas! Serangan Israel di Jalur Gaza dilaporkan menewaskan komandan milisi Palestina Jihad Islam

Kematian Komandan Milisi Jihad Islam Picu Ketegangan di Jalur Gaza
kompas.com/AFP
Pemimpin senior milisi Palestina Baha Abu al-Ata 

TRIBUNMANADO.CO.ID, GAZA CITY - Jalur Gaza kembali memanas! Serangan Israel di Jalur Gaza dilaporkan menewaskan komandan milisi Palestina Jihad Islam saat berada di rumahnya. Sayap militer kelompok itu membenarkan pernyataan Tel Aviv yang menggempur Baha Abu al-Ata.

Digitalisasi Rumah Ibadah: Begini Maksud Bank Indonesia

Istri Ata juga dilaporkan tewas dalam serangan itu. Dilansir AFP Selasa (12/11/2019), Islam menyalahkan Ata atas serangan ke wilayah mereka, dan menyebut komdan Jihad Islam itu merencanakan penyerbuan lanjutan.

Warga Jalur Gaza mengungkapkan, serangan itu direspons dengan tembakan roket ke arah Israel. Namun, tak dijelaskan apakah terdapat korban luka.

"Sebuah bangunan di Jalur Gaza, tempat pemimpin senior milisi Palestina Baha Abu al-Ata berada, diserang," ujar militer dalam keterangan resmi. Kerusakan yang terlihat di rumah Ata karena serbuan itu bisa terlihat di distrik Shejayia, Gaza City. Masjid setempat melalui pengeras suara juga mengumumkan kematiannya.

Tel Aviv menyebut komandan 42 tahun itu adalah dalang tembakan roket di festival musik kota Sderot Agustus lalu, begitu juga serangan awal November ini.

KPU Sulit Menjegal Eks Koruptor Maju Pilkada

"Ata bertanggung jawab atas sebagian besar teror di Jalur Gaza sejak tahun lalum," ujar militer yang menyebut Ata sebagai "bom berdetak". Diyakini, dia hendak menyiapkan serangan di sejumlah wilayah yang menargetkan warga sipil serta pasukan keamanan Israel dalam beberapa hari ke depan.

Serangan itu diyakini akan semakin memanaskan tensi antara Tel Aviv dengan milisi di Gaza yang dipimpin pergerakan Hamas. Melalui pernyataan tanggapannya, Hamas mengancam bakal melancarkan balas dendam terhadap Israel setelah mereka menewaskan Ata.

Apalagi, Jihad Islam merupakan milisi terkuat kedua di Jalur Gaza setelah Hamas, dengan dua kelompok tersebut menjalin persekutuan. Militer menuturkan, mereka sudah mengerahkan pasukan untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan. Kedua pihak sudah tiga kali berperang sejak 2008.

Sejumlah roket yang ditembakkan militer Israel menghujam Kota Gaza, Minggu (5/5). (Reuters)
Sejumlah roket yang ditembakkan militer Israel menghujam Kota Gaza, Minggu (5/5). (Reuters) (Reuters)

Serangan Bom Incar Anggota Jihad Islam

Serangkaian serangan bom terjadi di Jalur Gaza, Minggu (19/7/2015), mengincar anggota sayap militer Hamas dan Jihad Islam. Sejauh ini belum diperoleh laporan soal jatuhnya korban.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved