Ekonomi dan Bisnis

Dua Pabrik Sepatu Canggih Milik Adidas Ditutup

Dua pabrik sepatu canggih milik Adidas ditutup dan memindahkan produksinya ke Asia.

Dua Pabrik Sepatu Canggih Milik Adidas Ditutup
(SHUTTERSTOCK)
Adidas 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Dua pabrik sepatu canggih milik Adidas ditutup dan memindahkan produksinya ke Asia.

Dikutip dari CNN, Rabu (13/11/2019), produsen alat olahraga asal Jerman tersebut mengumumkan bahwa mereka akan menutup pabrik di dekat Ansbach, Jerman, dan Atlanta, Georgia.

Fasilitas yang oleh Adidas disebut Speedfactories itu menggunakan teknologi otomatis untuk memproduksi sepatu kets.

Adidas berharap bisa membawa produksi sepatu lebih dekat ke konsumen dan memangkas emisi pengiriman.

Tetapi sekarang memilih untuk menggunakan teknologi Speedfactory ke dua negara pemasok di Vietnam dan China.

"Lebih dari 90 persen produk kami diproduksi di Asia. Lebih masuk akal untuk memusatkan produksi Speedfactories di mana pengetahuan dan pemasok berada," kata juru bicara Claudia Lange.

"Ini bukan karena alasan keuangan [dan lebih karena] alasan organisasi," kata Lange.

Adidas telah merencanakan jaringan global produksi otomatis yang akan membawa hasil sneaker buatannya lebih dekat ke pasar utamanya, sehingga memungkinkannya untuk merespon permintaan konsumen lebih cepat sambil mengurangi dampak lingkungannya.

"The Speedfactories telah berperan dalam memajukan inovasi manufaktur kami," kata kepala operasi global Adidas, Martin Shankland.

Perusahaan mengatakan bahwa produksi di dua Speedfactories yang ada, yang menargetkan satu juta pasang sepatu di antara mereka setiap tahun, akan berakhir paling lambat pada April 2020.

Halaman
12
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved