Sulawesi Utara

Begini Penjelasan Akademisi Alfon Kimbal soal Wacana KPU Larang Eks Napi Koruptor Ikut Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah menggodok aturan yang nantinya melarang eks napi koruptor maju dalam pertarungan di Pilkada 2020.

Begini Penjelasan Akademisi Alfon Kimbal soal Wacana KPU Larang Eks Napi Koruptor Ikut Pilkada
istimewa
Pengamat politik Alfons Kimbal 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah menggodok aturan yang nantinya melarang eks napi koruptor maju dalam pertarungan di Pilkada 2020.

Hal ini menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat.

Sementara dari kacamata Pengamat Politik Pemerintahan Sulut, Alfon Kimbal melihat, wacana itu menimbulkan dilema.

Ketua Prodi Pemerintahan FISIP Unsrat Manado ini bilang, wacara itu selalu menuai pro kontra.

Katanya, pada Pemilu Legislatif 2019 lalu, KPU juga mewacanakan larangan serupa tapi belakangan tidak jadi.

"Menarik dilihat karena kali ini KPU merancang lagi. Tentu sambutan publik berbeda-beda," kata Kimbal kepada tribunmanado.co.id, Rabu (13/11/2019).

Katanya, ada dua aspek terkait wacana larangan eks napi koruptor ini.

Aspek pertama, upaya KPU merawat demokrasi.

Dimana, KPU bertujuan menciptakan proses demokrasi yang baik dengan harapan, menghasilkan hasil yang baik juga.

KPU berupaya merawat iklim demokrasi yang sehat.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved