Sulawesi Utara

Sidang Tipikor Pegawai Bank, Saksi Akui Terdakwa Terima Fee Rp 40 juta

Menurut pengakuan para saksi, Soraya memang melancarkan proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ritel 11 nasabah yang bermasalah.

Sidang Tipikor Pegawai Bank, Saksi Akui Terdakwa Terima Fee Rp 40 juta
TRIBUN MANADO/ISVARA SAFITRI
Sidang Tipikor BRI dengan agenda pemeriksaan saksi JPU, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sidang tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Account Officer (AO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Boulevard Manado, Soraya Juniarti Taufik (28) kembali digelar Selasa (12/11/2019).

Sidang ini juga menghadirkan Abdul Hamid Pakaya selalu terdakwa 2.

Sidang dipimpin oleh Majelis Hakim Lukman Bachmid SH MH, Hj. Halidjah Wally SH MH serta Pultoni SH pukul 17.00 Wita. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir ada Evrifel SH MH.

Agenda kali ini merupakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh JPU.

Saksi-saksi tersebut merupakan rekan-rekan kerja Soraya di BRI.

Di antaranya adalah Christine D Sondakh, Bayu Prabowo Susetyo, Regina Novita Kairupan, Jerry Nicolas Nordy Lumenta, Kristiani Karla Margareth Lolowang.

Menurut pengakuan para saksi, Soraya memang melancarkan proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ritel 11 nasabah yang bermasalah.

Bahkan salah satu saksi yang saat kasus terjadi masih menjabat sebagai Account Officer (AO), Christine, mengatakan 11 nasabah tersebut bermasalah sejak dalam pemberkasan.

"Permasalahannya macam-macam. Ada yang KTPnya tidak sesuai dengan identitas peminjam, pemalsuan tanda-tangan dan juga agunan yang tidak pasti," ujarnya di depan Majelis Hakim.

Setelah kredit cair pun ke-11 nasabah ini tidak lancar dalam pembayaran angsuran setiap bulannya kepada BRI.

Halaman
12
Penulis: Isvara Savitri
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved