Berita Bolsel

RSUD Bolsel Masih Kekurangan Dokter Umum dan Spesialis

Bukan menjadi rahasia jika RSUD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menjadi pusat rujukan pasien dari semua Puskesmas di Bolsel, Sulawesi Utara.

RSUD Bolsel Masih Kekurangan Dokter Umum dan Spesialis
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Dokter Sry Pakaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bukan menjadi rahasia jika RSUD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menjadi pusat rujukan pasien dari semua Puskesmas di Bolsel, Provinsi Sulawesi Utara.

Namun ternyata tenaga medis terutama dokter di RSUD Bolsel masih sangatlah kurang.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Umum RSUD Bolsel, dr Sry Pakaya, melalui Kabid Pelayanan Medis Muhammad Amin ketika dihubungi Tribun Manado, Selasa (12/11/2019).

Menurut Amin, saat ini ada 5 dokter umum di RSUD Bolsel.

Secara aturannya untuk rumah sakit kelas D, memang diharuskan memiliki 4 dokter umum.

Namun karena RSUD Bolsel sudah ketambahan beberapa bangunan dan unit, maka 5 dokter umum itu dirasa sangatlah kurang.

"Idealnya butuh 8 dokter umum. Karena saat shitf, satu dokter umum akan sangat kesulitan memutari semua unit yang ada di rumah sakit," ujarnya.

Sedangkan untuk dokter spesialis, RSUD Bolsel baru punya satu dokter tetap.

"Sebenarnya ada 8 dokter spesialis, namun 7 kontrak dan hanya 1 yang merupakan ASN," bebernya.

Amin menambahkan, untuk dokter spesialis yang kontrak kendalanya karena mempunyai tempat kerja dari satu.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved