'Mama Ampuni Papa', Tangis Pilu Anak Korban Suami Bunuh Istri, Pasutri Ini Tinggalkan 3 Orang Anak

Domme Jhein Rorie dan Fransien Sandra Mokalu meninggalkan tiga orang anak. Yang sulung masih remaja dan dua adiknya yang masih kecil

Kolase Tribun Manado/Facebook
Jenazah Domme Jhein Rorie dan Fransien Sandra Mokalu dicium anaknya 

Ia juga mengimbau agar masyarakat terutama pemuka agama turut mendampingi sang anak hingga benar-benar sehat.

"Kalau di Minahasa kan mereka lebih dekat dengan pemuka agama, jadi pendampingan dari sisi keagamaan akan lebih efektif ketimbang psikolog yang hanya ada satu atau dua orang," katanya.

Namun Welly mengaku pihak HIMPSI siap dan bisa dihubungi kapan saja jika memang perlu membantu pendampingan.

7 fakta suami bunuh istri di Noongan yang berhasil dirangkum Tribunmanado.co.id.

1. Dihabisi Pakai Parang

Dari informasi yang didapat Tribunmanado.co.id, Domme menghabisi nyawa istrinya dengan menggunakan parang di kamar belakang rumah.

Kejadian naas itu terjadi pada Minggu pagi (10/11/19).

Setelah menghabisi istrinya, pelaku kemudian membalut korban dengan kasur dan selimut.

Setelah itu, pelaku menyeret korban ke kamar mandi di kamar tempat kejadian.

2. Lokasi Kejadian

Lokasi pembunuhan ini terjadi di Desa Noongan II, Jaga II, Kelurahan Noongan Dua, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

3. Masalah Keluarga

Kapolres Minahasa, AKBP Denny Irawan Situmorang, melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kata Sugeng, motif pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istrinya itu diduga karena masalah keluarga.

‎"Dugaan sementara cekcok masalah rumah tangga," kata Sugeng.

4. Pelaku Kemudian Ditemukan Tergantung

Mendengar ada kasus suami bunuh istri, Polisi langsung ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu polisi coba mencari tahu di mana keberadaan Domme yang tak lain adalah suami dari korban.

Namun belum 1x24 jam dicari, Domme malah ditemukan sudah tak bernyawa di kebun dalam posisi tergantung.

Domme ditemukan tergantung mengenakan kaos hitam dan celana panjang hitam.

Domme ditemukan oleh petugas sekitar jam 15.40 Wita.

Petani Cap Tikus Temukan Pelaku Pembunuh Istri Tergantung di Perkebunan
Petani Cap Tikus Temukan Pelaku Pembunuh Istri Tergantung di Perkebunan (Istimewa)

5. Ada Mobil Hitam

Dari informasi yang didapat Tribunmanado.co.id, selesai membunuh sang istri, pelaku mengendarai mobil Avanza hitam bernomor polisi DB 1776 BC menuju kebun.

Mobil itu kemudian ditemukan di kebun tak jauh dari jasad pelaku yang dalam posisi tergantung.

6. Kronologi Domme Ditemukan

Domme Jhein Rorie Pelaku pembunuhan istrinya itu ditemukan tak bernyawa di kebun.

Pelaku ditemukan dalam kondisi tergantung dengan posisi tali di leher.

Jasad pelaku pembunuhan istri itu pertama kali ditemukan oleh petani captikus.

Kapolres Minahasa, AKBP Denny Irawan Situmorang, melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi, mengatakan, pihaknya mengetahui keberadaan pelaku, dari petani cap tikus.

"Kami tahu keberadaan Domme di perkebunan dari petani cap tikus yang hendak mencari aren di kebun," katanya.

Ditambah lagi sang petani menemukan mobil hitam bernomor polisi DB 1776 BC yang dikendarai pelaku.

Mendapat informasi keberadaan pelaku yang tewas dalam keadaan gantung diri, kemudian petugas ke lokasi perkebunan tersebut.

"Kami dapat informasi bahwa pelaku sudah tewas gantung diri," katanya. 

7. Motif Pembunuhan

Domme Jhein Rorie pelaku pembunuhan istri yang juga ditemukan dalam kondisi tergantung itu diduga membunuh sang istri karena ketahuan memiliki wanita idaman lain (WIL).

Pelaku dan korban kemudian terlibat cekcok.

Diduga pelaku kalap hingga akhirnya membunuh sang istri dengan parang.

"Kita dapat informasi dari selingkuhan pelaku, pelaku katanya sempat curhat pada selingkuhannya sebelum mengakhiri nyawanya di perkebunan," kata Kapolres Minahasa, AKBP Denny Irawan Situmorang, melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi.

Lanjut Sugeng, menurut informasi bahwa suami istri ini sering cekcok, katanya karena kehadiran orang ketiga.

"Nah diduga karena orang ketiga sehingga cekcok terjadi dan berujung pada kejadian fatal ini," kata Kasat Reskrim.

Domme membunuh korban yang merupakan istri dari pelaku dengan menggunakan parang di kamar belakang rumah.

Dari belakang rumah kemudian, pelaku menyeret korban ke kamar mandi dan menghabisi nyawa korban.

"Ini termasuk pembunuhan sadia yang terjadi," kata mantan Katim Resmob Jatanras Polda Sulut. (tribunmanado.co.id)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved