Kasus Pembunuhan

Lita dan Ado Hentar Jenazah Ibunya Hingga ke Ladang Pekuburan

DR alias Lita (15) dan MR alias Ato (12) terpaksa melihat peti orang tuanya di depan mata mereka sambil histeris karena telah kehilangan.

Lita dan Ado Hentar Jenazah Ibunya Hingga ke Ladang Pekuburan
andreas ruaw/tribun manado
Lita dan Ado Hentar Jenazah Ibunya Hingga ke Ladang Pekuburan 

Ia mengatakan bahwa pihak keluarga sangat tidak bisa menerima kejadian ini, karena sangat tragis.

"Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak agar senantiasa dapat mendampingi ketiga anak ini," lanjutnya.

"Kami berterima kasih kepada para pelayat yang datang, dan tolong doakan ketiga anak ini yang masih duduk di bangku kelas dua SMA, kelas dua SMP dan yang masih balita," tandas Soriton. (Eas)

BERITA TERPOPULER :

 Ngeri, Warga Kaget Lihat Kepala Terpisah dari Tubuh Setelah Duel Maut Antara Paman dan Ponakan

 VIDEO Detik-detik Pendeta Meninggal Saat Khotbah: Apa yang Kita Lakukan di Bumi Tercatat di Sana

TONTON JUGA :

'Mama Ampuni Papa', Tangis Pilu Anak Korban Suami Bunuh Istri, Pasutri Ini Tinggalkan 3 Orang Anak

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Mama ampuni papa," tangisan Lita makin menjadi-jadi.

Lita adalah anak tertua pasangan suami istri Domme Jhein Rorie dan Fransien Sandra Mokalu, yang tewas karena peristiwa berdarah.

Halaman
1234
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved