Berita Bitung

Karyawan Perusahaan Ini Diselimuti Trauma, Massa Blokade Kendaraannya

Puluhan karyawan lainnya menyebar duduk-duduk dan berdiri di teras rumah warga dan tepi jalan belakang pemukiman kelurahan Duasudara.‎

Karyawan Perusahaan Ini Diselimuti Trauma, Massa Blokade Kendaraannya
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Karyawan Perusahaan Ini Diselimuti Trauma, Massa Blokade Kendaraannya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Irvin, satu di antara karyawan perusahaan PT SMA yang bekerja di bagian service PT MSM, perusahaan tambang di Kelurahan Pinasungkulan ‎tertahan perjalanannya sejak pukul 05.00 Wita Selasa (12/11/2019).

Bersama puluhan karyawan lainnya menyebar duduk-duduk dan berdiri di teras rumah warga dan tepi jalan belakang pemukiman kelurahan Duasudara.‎

Sampai selesai pertemuan pukul 10.30 Wita, mereka masih belum beranjak pergi ke perusahaan.

Ini dikarenakan mereka diselimuti perasaan was-was dan takut.

"Ok, saat ini mereka sudah ada kata sepakat izin kami lewat. Tapi kami khawatir ketika kami pulang malam hari, belajar dari pengalaman sering kena lemparan batu di kendaraan yang kami pakai," keluh sejumlah karyawan saat bercakap-cakap dengan pimpin PT MSM yang menyuruh mereka naik ke bus untuk pergi ke perusahaan.

Pihak pimpinan PT MSM memberi jamiman kepada karyawan bahwa sudah ada kata sepakat antara pihaknya dengan karyawan, yang melakukan blokade kendaraan yang lewat.

Karyawan Perusahaan Ini Diselimuti Trauma, Massa Blokade Kendaraannya
Karyawan Perusahaan Ini Diselimuti Trauma, Massa Blokade Kendaraannya (TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE)

"Naik semua, naik semua. Pak wakapolres sudah kase jamiman dan arahan ibu camat dan kapolsek agar karyawan bisa berangkat ke tempat kerja," kata pimpinan PT MSM yang memakai seragam warna kuning lengan panjang.‎

Namun karyawan ngotot belum mau beranjak pergi dengan alasan mereka takut terjadi pelemparan ke kendaraan yang digunakan.

Sejumlah karyawan mengaku sudah berkali-kali merasakan dampak dari peristiwa pelemparan yang sempat terjadi.‎

"Kami bekerja cari uang bukan cari musuh, sudah pengalaman di lempar. Sudah beberapa kendaraan bus yang kami tumpangi kena lemparan batu, akibat dari perjanjian tidak tuntas kami karyawan jadi korban," kata Irvin.‎

Belajar dari pengalaman membuat kami was-was untuk pergi dan pulang kerja melintas di jalan Kelurahan Duasudara Kecamatan Ranowulu.‎

Yustinus Widodo Manager Eksternal PT MSM ketika di konfirmasi mengatakan terhadap tuntutan masyarakat akan langkah maju yang sudah dikomunikasikan.‎

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved