News Analysis

Theophanny Deasinatalia Kumaat Beri Komentar Terkait Nasib Anak Korban Pembunuhan Noongan

Kasus pembunuhan di Desa Noongan jaga ll, Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa yang sempat dibuat gempar warga sekitar.

Theophanny Deasinatalia Kumaat Beri Komentar Terkait Nasib Anak Korban Pembunuhan Noongan
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Theophanny Deasinatalia Kumaat Beri Komentar Terkait Nasib Anak Korban Pembunuhan Noongan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan di Desa Noongan jaga ll, Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa yang sempat dibuat gempar warga sekitar.

Diketahui, Sandra Mokalu (39) di desa tersebut ditemukan tewas mengenaskan, Minggu (10/11/2019) sekira pukul 14.00 Wita.

Korban yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini, diduga dibunuh suaminya yakni Domme Rorie (40).

Diketahui, bahwa korban meninggalkan Destralita Rorie (15), Meyfrado Rorie (12) dan seorang balita berusia satu tahun.

Untuk nasib ketiga anak korban, Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi mengatakan akan segera menyerahkan status mereka ke Pengadilan Negeri.

"Kalau terkait hak asu anak itu kami serahkan ke pengadilan termasuk harta warisan yang ditinggalkan," katanya.

Selain itu Sugeng juga menambahkan demi keamanan bahwa untuk sementara bahwa keluarga tersebut masih akan diawasi oleh pihak kepolisian Minahasa.

Menurut ahli psikologi anak Theophanny Deasinatalia Kumaat SPsi MCSi mengatakan bahwa kehilangan orang tua di masa kanak-kanak akan membekas buat anak.

"Karena sosok yang biasanya ada, tiba2 hilang. Bagaimana anak akan bertumbuh tergantung orang-orang di sekitar dan ditambah kejadian yang menimpa keluarga mereka akan jadi cerita orang-orang sekitar," katanya.

Theophanny mengatakan hal yang harus dijaga adalah, orang-orang terdekat anak harus diberi pengertian yang tepat tentang kejadian itu.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved