Perwira Polisi Tembak Perut Demonstran, Rekaman Video Beredar di FB

Polisi Hongkong menembak perut seorang demonstran di kawasan Sai Wan Ho, Hongkong. Dari dua korban dengan luka tembak, satu kritis.

Perwira Polisi Tembak Perut Demonstran, Rekaman Video Beredar di FB
Hkfp
Seorang perwira polisi menembak perut demonstran yang beraksi di Sai Wan Ho, Hongkong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi Hongkong melancarkan serangkaian tembakan ke arah demonstran di kawasan Sai Wan Ho, satu di antara peluru itu mengenai perut seorang pengunjuk rasa. Peristiwa ini terjadi saat mogok massal terjadi di seluruh kota.

Seperti dilaporkan Hongkongfp.com, para demonstran saat itu tengah memblokade jalan jalan di persimpangan di luar Tai On Building di Sai Wan Ho.

Sekitar pukul 07.15 pagi, seorang polisi berusaha mengejar beberapa pria bertopeng, sebelum dia mengeluarkan pistol dinas dan mengarahkannya ke mereka. Demikian laporan live stream Cupid Produser.

Polisi itu kemudian meraih seorang pengunjuk rasa yang mengenakan jaket putih dan menembak demonstran yang mengenakan baju hitam dari jarak dekat.

Seorang demonstran berpakaian hitam lainnya muncul mencoba merebut pistol dari tangan polisi. Polisi kemudian melepaskan dua tembakan lagi. Tidak jelas apakah tembakan ini mengenai sasaran.

Noda darah terlihat di jalan tempat dua demonstran dilumpuhkan. Seorang pengunjuk rasa tampaknya sadar ketika ia menanggapi para penonton yang meminta namanya, namun, pengunjuk rasa lainnya tidak responsif.

Kerumunan tampak massa marah melihat polisi yang menembaki demonstran. Namun, polisi menanggapi mereka dengan semprotan merica.

Seorang wanita tampak mendekati pengunjuk rasa yang pingsan, tetapi dilumpuhkan hingga roboh oleh seorang polisi anti huru hara. Dua pengunjuk rasa yang terluka kemudian diangkut ambulans.

Sebuah sumber mengatakan kepada Ming Pao bahwa demonstran berusia 21 tahun yang pingsan itu terluka di ginjal dan hatinya, dengan urat ginjalnya hancur. Jantungnya berhenti sekali dan membutuhkan resusitasi jantung paru. Operasi selesai pada pukul 10:30 pagi.

Sumber itu menambahkan bahwa korban yang luka tembak dua orang, namun hanya satu orang yang perlu operasi darurat. Pada pukul 11 ​​pagi, Otoritas Rumah Sakit merilis pernyataan bahwa satu korban luka tembak dalam kondisi kritis.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved