Kasus Vina Garut

Perubahan Drastis Vina Garut, Penampilan Berbeda, Berkas Kasus Video Syurnya Dilimpahkan ke Kejari

Sebab, suami Pemeran Wanita Vina dalam video syur Vina Garut sudah lebih dulung meninggalkan karena dugaan HIV yang idapnya.

Perubahan Drastis Vina Garut, Penampilan Berbeda, Berkas Kasus Video Syurnya Dilimpahkan ke Kejari
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Tersangka V (paling kiri) menunjukkan kamar hotel tempat satu adegan video Vina Garut diambil di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (22/8/2019). 

Kepala Kejari Garut, Azwar, menuturkan, penanganan perkara V dan W sudah memasuki tahap dua. Penyidik Polres Garut sudah menyerahkan tersangka dan barang bukti.

"Mulai hari ini, perkara (kasus Vina Garut) penanganannya sudah tanggung jawab Kejari Garut. Pelimpahan setelah melewati proses penyempurnaan perkaran. Sudah dinyatakan lengkap," ujar Azwar usai menerima pelimpahan berkas di Kantor Kejari Garut, Senin (11/11/2019).

Sedangkan untuk satu tersangka lain yakni D, masih dalam proses. Berkas kedua tersangka itu, lanjutnya, akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Garut.

"Paling cepat dua minggu ke depan kami limpahkan ke PN untuk segera tetapkan sidang,"katanya.

Penampilan terbaru V, pemeran wanita dalam video Vina Garut (kanan).
Penampilan terbaru V, pemeran wanita dalam video Vina Garut (kanan). ((Kolase Tribun Jabar))

Selama proses di Kejari, kedua tersangka kasus video Vina Garut masih akan menjalani penahanan. Penyidikan kasus video asusila itu telah dilakukan kepolisian sejak dua bulan lalu.

Tersangka W dalam kasus video 'Vina Garut' optimistis tidak bersalah.

Dalam kasus tersebut, W menyebutkan ia hanya sebagai korban.

Pengacara W, Soni Sonjaya, mengatakan, kliennya menjadi korban karena menjadi pelanggan. Kliennya juga diajak ikut bermain dengan tersangka V dan almarhum Rayya.

"Klien kami itu hanya sebagai pelanggan. Posisinya terjebak dalam permainan pasangan suami istri itu," ujar Soni di kantornya, Senin (4/11/2019).

Hingga kini, W masih menjalani penahanan di Polres Garut. Berkas kasusnya baru dilimpahkan untuk tahap satu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut. Kemungkinan dalam waktu dekat, berkas pelimpahan tahap dua segera dilimpahkan penyidik Polres ke Kejari.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved