Hari Pahlawan

Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Yasti : Jadilah Pahlawan Masa Kini

Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, diikuti anggota TNI, Polri, Satpol PP, PNS dan Pelajar.

Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Yasti : Jadilah Pahlawan Masa Kini
istimewa
Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Yasti : Jadilah Pahlawan Masa Kini 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, diikuti anggota TNI, Polri, Satpol PP, PNS dan Pelajar berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Senin (11/11/2019)

Adapun tamu undangan dari kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan ini, antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Komandan Batalyon Armed Bogani, Ketua legiun Veteran Republik Indonesia Bolmong, Komandan Pos Angkatan Laut Labuang Uki, Anggota DPRD Bolmong, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten olaang Mongondow dan tamu undangan lainnya. 

Bupati Bolaang Mongondow Dra Yasti Soepredjo Mokoagow selaku inspektur upacara dalam sambutanya membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI Juliari P.Batubara mengharapkan melalui peringatan Hari Pahlawan, kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers, Bung Karno, yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar.

Lebih lanjut dikatakan, jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, serta membawa harum nama bangsa di mata Internasional.

“Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Oleh karena itu, mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” ujarnya.

“Kita berkesempatan untuk menjadi pahlawan masa kini, seperti pahlawan pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah,” kata Bupati Bolmong.

Untuk menjadi pahlawan masa kini, sambung Bupati, maka semua elemen harus mampu mengimplementasikan semangat atau kobaran saat melawan atau mengusir para penjajah dari Bumi Nusantara ini. 

“Semangat para Pahlawan yang telah gugur di medan laga patut kita suritauladani. Pahlawan massa kini, harus bisa menjaga cita-cita para pendiri bangsa, cita-cita para pahlawan untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, dengan rasa keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena orang yang beriman pasti akan selalu mencintai bangsa dan negaranya dengan baik,” tuturnya.

Bukan hanya itu yang dikatakan Bupati Dadang pada sambutannya, Bupati juga menjelaskan bahwa Pahlawan massa kini juga harus mampu mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, mengantarkan kesejahteraan masyarakat, memberikan perlindungan dan keadilan kepada masyarakat dan lain sebagainya.

“Kita yang saat ini memperoleh amanah menjabat apapun, harus mampu menjadi pahlawan dengan cara memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat secara umum,” ujarnya.
Sebutan pahlawan di massa kini, lanjut Bupati, bisa dikerjakan dengan cara-cara memberikan manfaat kepada orang lain.

“Siapa pun orangnya bisa menjadi pahlawan di massa kini, asalkan kita semua mau meletakkan cita-cita para pendiri bangsa untuk kepentingan mengisi kemerdekaan ini dengan baik dan merawat NKRI dari rongrongan orang-orang tak bertanggungjawab,” jelasnya.

“Kita berkesempatan menjadi pahlawan masa kini, seperti pahlawan terdahulu yang telah gugur merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah. Meskipun berbeda nama pahlawannya, tapi kita harus mampu mensuritauladani dan melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Seusai upacara, digelar tabur bunga di Pelabuhan Labuang Uki Kecamatan Lolak. (art/rilis)

 Tangis Sang Anak, Tak Sanggup Lihat Jenazah Ayah dan Ibu di Ruang Jenazah RS Nooangan

Tonton dan Subscribe

Penulis: Reporter Online
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved