Sulut United

Libur Kompetisi Pemain Sulut Bermain Tarkam di Manado, Herrie Sebut Bayaran Lumayan

Pemain Sulut United, isi waktu libur bermain tanding antar kampung (Tarkam) di Manado, Sulawesi Utara.

Libur Kompetisi Pemain Sulut Bermain Tarkam di Manado, Herrie Sebut Bayaran Lumayan
Istimewa/Official Sulut United
Gelandang Sulut United Herrie Lontoh di sela latihan persiapan menghadapi Persatu Tuban di Lapangan Semen Gresik, Senin (24/06/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemain Sulut United, isi waktu libur bermain tanding antar kampung (Tarkam) di Manado, Sulawesi Utara.

Gelandang asal Manado, Herrie Lontoh mengaku, liburan kompetisi Liga II Indonesia, dimanfaatkan untuk bermain tarkam.

"Saya kadang mengambil waktu untuk bermain tarkam. Tujuannya menjaga kebugaran fisik," ujar Herrie Lontoh, Senin (11/10/2019).

Tarif yang diberikan satu kali main tarkam lumayan. Dalam Kota Manado Rp 500-750, sedangkan luar kota Rp1-1,5 juta rupiah. Uang ini dipakai untuk keperluan rumah tangga.

Sekarang bermain tarkam dua tim di Manado. Belum terima pekerjaan dari luar daerah, karena masih ada urusan lain.

Menurut Herrie, masih menunggu panggilan dari manajemen Sulut United ke depan.

Terkait Pelatih Recky Nelson yang bakal melatih Sulut United dimusim depan, Herrie mengatakan, dia sosok pelatih yang baik, pekerja keras dan disiplin dalam berlatih.

"Saya setuju. Kalau Ricky jadi pelatih utama," ujar Herrie Lontoh.

Lanjut dia, memang semua pelatih mempunyai strategi berbeda dalam memberikan latihan. Pelatih sebelumnya juga Herry Kiswanto, baik juga.

Sekretaris Tim Sulut United, Mohammad Ali Ridho mengatakan, pemain sekarang sedang libur kompetisi. Jadi pembentukan tim diperkirakan tahun depan.

"Kami belum bercerita banyak. Terlebih terkait pemain.Baru pembicaraan tentang Pelatih Recky Nelson," ujar Mohammad Ali Ridho.

Ia menambahkan, terkait pemain Sulut United yang bermain di Tarkam, jangan sampai cedera, karena merugikan pribadinya. Karena kompetisi belum dimulai.

Ke depan pemain yang bakal Sulut United menjadi tanggung jawab pelatih. (Ven).

 Tangis Sang Anak, Tak Sanggup Lihat Jenazah Ayah dan Ibu di Ruang Jenazah RS Nooangan

Tonton dan Subscribe

Penulis: Vendi Lera
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved