Polemik RAPBD 2020 DKI

Kubu Anies Tetap Tak Terima Aksi Bongkar Kejanggalan APBD DKI, Begini Pembelaan William

Kubu Gubernur DKI, Anies Baswedan tetap tak menarima cara personel Fraksi PSI, William Aditya Sarana membongkar RAPBD DKI tahun 2020

Kubu Anies Tetap Tak Terima Aksi Bongkar Kejanggalan APBD DKI, Begini Pembelaan William
Kolase Tribun Manado/Foto: Tribunnews
Anies Baswedan Tuduh PSI Cari Panggung setelah Bongkar Anggaran Lem Aibon, William: Itu Uang Rakyat 

Ia pun merasa bingung dengan sikap Bappeda DKI Jakarta. "Jadi yang saya upload di media sosial saya adalah dokumen perencanaan APBD yang memang sudah menjadi konsumsi publik," jelas William.

"Entah saya enggak tahu kenapa pernyatannya seperti itu."

Lantas, William meminta para pakar IT untuk membuktikan ucapannya itu.

Ia tetap bersikeras tak membocorkan dokumen negara.

"Mungkin bisa dicek secara IT bahwa memang saya tidak membocorkan rahasia negara, namun memang hanya menyampaikan ulang apa yang sudah disampaikan ulang Bappeda apa yang sudah disampaikan di website mereka," ucap William.

Diberitakan sebelumnya, melalui akun Instagramnya, William memperlihatkan adanya pembelian lem Aibon sebesar Rp 82.8 miliar.

Setelah viral, William bersama partai PSI mengadakan jumpa pers untuk memaparkan temuan-temuan terkait kejanggalan APBD DKI Jakarta.

Dalam temuannya tersebut William menunjukkan empat kejanggalan dalam angaran APBD DKI Jakarta.

1. Lem Aibon Rp 82.8 Miliar

Dikutip dari tayangan langsung yang diunggah akun Facebook Partai Solidaritas Indonesia, Rabu (30/10/2019) saat membeberkan data-data yang ia miliki terkait APBD DKI Jakarta, dirinya memulai dengan membahas pengadaan lem Aibon.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved