Kata Analis Saham Bank Turun Akibat Jokowi Minta Bunga Kredit Turun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta industri perbankan menurunkan suku bunga kredit. Permintaan presiden ini disambut negatif

Kata Analis Saham Bank Turun Akibat Jokowi Minta Bunga Kredit Turun
Saham 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta industri perbankan menurunkan suku bunga kredit. Permintaan presiden ini disambut negatif oleh pelaku pasar.

Konflik dengan PKS, Alasan Anis-Fahri Dirikan Partai Gelora

Akibatnya, harga sejumlah saham sektor perbankan ambles dua hari terakhir. Kemarin (7/11), harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 3,85% jadi Rp 4.000 per saham. Begitu juga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun 0,16% ke Rp 31.425.

Sementara harga dua saham bank BUMN lainnya, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), kembali menguat setelah sebelumnya sempat anjlok.

Analis MNC Sekuritas Catherina Vincentia menilai, permintaan dari Jokowi mempengaruhi psikologis investor, sehingga investor cepat merespons negatif wacana penurunan suku bunga kredit. "Dampak terbesar intervensi pemerintah tentunya berpotensi menurunkan tingkat profitabilitas atau net interest margin (NIM) perbankan ke depan," kata dia, kemarin.

Hal ini lantaran penurunan suku bunga kredit tidak diimbangi langsung dengan penurunan cost of fund dari perbankan. Menurut Chaterina, sekarang ini tingkat likuiditas perbankan masih ketat.

Akibatnya, penurunan suku bunga akan menimbulkan risiko bagi perbankan. "Dari pandangan kami, perbankan BUMN relatif lebih rentan terkena dampak negatif, terutama BBRI karena porsi kredit usaha rakyat yang dominan," tambah dia.

Pasangan Ini Pecahkan Guinness World Records Pasutri Tertua

Analis Artha Sekuritas Frederick Rasali juga berpandangan, penurunan bunga sulit terjadi jika likuiditas bank cukup ketat. Bank enggan lantaran mencari dana menjadi lebih mahal. Sementara, permintaan kredit masih kuat sehingga tidak ada alasan untuk menurunkan suku bunga.

Butuh enam bulan

Menurut Catherina, biasanya penetapan suku bunga BI tidak langsung berdampak ke suku bunga bank. Ada jeda waktu atawa lagging time tiga hingga enam bulan.

Sedang menurut Frederick, pada kondisi normal, biasanya butuh waktu empat sampai enam bulan sebelum penetapan suku bunga BI berdampak ke suku bunga bank. Jeda tersebut wajar, agar tidak terjadi mismatch dan menekan pendapatan bank.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved