Politik

Gebrakan Baru Rocky Gerung: Jokowi-Megawati Bakal Renggang, Saling Beradu & Buat Parpol Baru

Rocky Gerung memperkirakan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Gebrakan Baru Rocky Gerung: Jokowi-Megawati Bakal Renggang, Saling Beradu & Buat Parpol Baru
Kolase Tribun Manado
Rocky Gerung memprediksi hubungan Jokowi dan Megawati di waktu mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gebrakan baru Pengamat politik Rocky Gerung terkait hubungan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Hubungan antara keduanya nantinya akan goyah pada suatu saat. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Rocky Gerung melalui channel resmi YouTubenya Rocky Gerung Official pada Jumat (8/11/2019).

Dikutip dari TribunWow.com, Rocky Gerung memperkirakan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Rocky Gerung yakin bahwa Jokowi dan Megawati akan berebut sumber daya.

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (tengah) dan Jusuf Kalla hadir dalam acara Rakernas II Partai Nasdem di Jakarta Utara, Selasa (27/5/2014). Rakernas ini untuk kesiapan pemenangan pilres Juli mendatang.
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (tengah) dan Jusuf Kalla hadir dalam acara Rakernas II Partai Nasdem di Jakarta Utara, Selasa (27/5/2014). Rakernas ini untuk kesiapan pemenangan pilres Juli mendatang. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Rocky Gerung menilai hal itu karena naluri politik Jokowi yang terus tumbuh meski nantinya bukan lagi menjadi seorang presiden.

"Itu akan berebut sumber daya jelas karena power building (bangunan kekuasaan) akan dilakukan oleh Jokowi sebagai calon petahana naluri politiknya tidak akan berhenti dengan cap mantan presiden," ungkap Rocky Gerung.

"Dia belajar dari presiden-presiden sebelumnya kan dengan meninggalkan legacy (warisan), secara teknokratik maupun politik," sambungnya.

Politisi lulusan Universitas Indonesia ini lantas mengungkap ketidakmungkinan Jokowi menggantikan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP.

Apalagi, Jokowi pada 2024 juga tak bisa kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved