Hari Pahlawan

Andil ODSK, AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa

Andil ODSK, AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa. Tokoh nasional asal Sulawesi Utara

Andil ODSK, AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa
Istimewa
AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa.Andil ODSK, AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa. Tokoh nasional asal Sulawesi Utara 

Andil ODSK, AA Maramis Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kiprah dan Jasanya Terhadap Bangsa

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tokoh nasional asal Sulawesi Utara Alexander Andries Maramis atau lebih dikenal dengan AA Maramis akhirnya dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional jelang Hari Pahlawan 10 November 2019.

Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw punya andil besar mengusulkan nama AA Maramis sehingga dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Kementerian Sosial RI pun mengundang Gubernur Olly Dondokambey hadir dalam penganugerahan pahlawan nasional itu di Istana Negara, Jumat (8/11/2019)

Adapun, keputusan itu hasil pertemuan Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dengan Pres,iden RI pada tanggal 6 November 2019 dan surat Menteri Sosial RI tanggal 9 September 2019 perihal usulan calon Pahlawan Nasional tahun 2019.

Usulan itu pun mendapatkan persetujuan untuk dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019, atas nama Almarhum Mr Alexander Andries Maramis.

Gubernur diundang hadir bersama ahli waris AA Maramis

Siapakah gerangan Alexander Andries Maramis ini?

AA Maramis, putra asli Minahasa, kelahiran 20 Juni 1897 di Desa Paniki Bawah. Dulunya desa ini masih masuk daerah administratif Minahasa, sebelum otonomi daerah dan menjadi bagian dari Kota Manado. AA Maramis adalah salah seorang founding father atau pendiri bangsa Indonesia. Ia menjadi anggota BPUPKI, panitia 9.

Selain itu, dari catatan sejarah, 20 prestasi menonjol AA Maramis, selain founding father yakni menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), Menteri Negara dan Wakil Menteri Keuangan, 19 Agustus 1945 - 25 September 1945 Menteri Keuangan, Menteri Keuangan ke-1 (presidentil), Menteri Keuangan Kabinet A Syarifudin ke-1, Menteri Keuangan Kabinet A Syarifudin ke-2, Menteri Keuangan Kabinet Presidentil ke-11 (Moh Hatta).

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved