Breaking News:

Junaidi Manfaatkan Kain Bekas Jadi Kanvas, Lukisan Bernilai Tinggi

Jika biasanya kain bekas hanya digunakan untuk membuat keset kaki atau bahkan tidak dimanfaatkan, namun menjadi berbeda di tangan Junaidi Lasabuda.

alpen martinus/tribun manado
Junaidi Manfaatkan Kain Bekas Jadi Kanvas, Lukisan Bernilai Tinggi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jika biasanya kain bekas hanya digunakan untuk membuat keset kaki atau bahkan tidak dimanfaatkan, namun menjadi berbeda di tangan Junaidi Lasabuda (43) warga Matali, Kotamobagu Selatan, Sulawesi Utara.

Di tangannya, kain bekas diubah menjadi sebuah kanvas, untuk membuat sebuah lukisan. Memang dirinya adalah seorang seniman khususnya bidang lukisan.

Kain bekas yang didapat, biasa dari tetangga atau teman, kemudian dibingkai. Kalau berwarna lain dijadikan putih menggunakan cat. Namun biasanya kain putih.

Jika sudah jadi, barulah ia menuangkan kreatifitasnya dalam melukis. Milai dari kaligrafi, karikatur, abstrak, hingga naturalis bisa dibuatnya.

"Kadang berdasarkan pesanan, tapi kadang juga berdasarkan ide atau mood," jelasnya.

Ia mulai tertarik menjadi pelukis sejak SD, dan semua didapatnya secara otodidak. Tapi, ide pemanfaatan kain bekas mulai 2010.

"Soalnya kan kalau pakai kanvas asli mahal. Tapi, kalau ada yang pesan pakai kanvas asli ya kita ikuti. Pakai kanvas kain bekas mudah didapat bahannya dan lebih murah, juga bingkainya, tapi kualitas sama bagusnya," jelasnya.

Pun dengan penggunaan cat, ia memilih menggunakan cat air ketimbang minyak.

"Soalnya lebih mahal cat minyak, tapi kalau ada yang pesan pakai cat minyak, kami pakai," katanya.

Semua akan berpengaruh pada harga lukisan. Kalau gunakan cat air, harganya antara Rp 100-600 ribu, kalau cat minyak Rp 400-2 juta," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved