Lifestyle

Cintai Diri Sendiri Baik Bagi Kesehatan Mental, Tapi Jangan Berlebihan

Self love yang kebablasan yang cenderung egois juga tidak baik. Untuk itu, kamu juga perlu mengetahui batasannya

Cintai Diri Sendiri Baik Bagi Kesehatan Mental, Tapi Jangan Berlebihan
istimewa
Cintai diri sendiri itu penting, tapi jangan egois 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam kasus tertentu, mencintai diri sendiri (self love) berpengaruh pada kesehatan kulit.

Secara umum mencintai diri sendiri berdampak positif bagi kesehatan mental.

Psikolog Felicia Maukar yang juga Co-Founder of Soul Dewi, mengungkapkan bagaimana self love bisa berpengaruh pada kesehatan kulit dan mental.

“Misalnya seseorang merasa enggak penting kalau merawat diri, terus jadi enggak merawat diri, makan sembarangan. Ada yang sebaliknya, (menganggap) kalau diri sendiri itu berguna dan berharga. Harus menjaga diri agar aku enggak sakit, itu self love,” kata Felicia saat ditemui di Jakarta.

 7 Manfaat Kunyit yang Diakui Dunia Barat, Bisa Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit

 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

Fellicia menambahkan, mencintai diri seharusnya dilakukan lebih dahulu sebelum mencintai orang lain.

“Kita harus cinta diri kita lebih dulu. Kita cinta sama orang lain, akhirnya orang juga akan cinta. Dia butuh cinta orang lain untuk men-devine dirinya sendiri,” ujar Felicia.

Namun, self love yang kebablasan yang cenderung egois juga tidak baik. Untuk itu, kamu juga perlu mengetahui batasannya.

Sifat egois akan membuat kita mencintai diri untuk keuntungan diri sendiri, misalnya saja merawat diri untuk pamer atau olahraga berlebihan sampai tidak seimbang.

“Kalau self love, konsep lebih luas untuk bisa mengisi ke orang lain, ini kembali ke goal kita mau bagaimana. Lebih ke keluarga atau ke orang lain,” imbuh Felicia.

Untuk itu, mencintai diri sendiri perlu dilakukan dengan dosis yang tepat.

“Mencintai diri sendiri agar bisa mencintai orang lain, jangan diartikan sebagai negatif, tapi bentuk perhatian pada orang lain dan bertumbuh,” ujar Felicia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cintai Diri Sendiri Itu Perlu, tapi Jangan Kebablasan Jadi Egois", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/07/171112820/cintai-diri-sendiri-itu-perlu-tapi-jangan-kebablasan-jadi-egois.

Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved