Begini Aturan Penyertaan Langsung Dada Pensiun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbarui aturan investasi pengelola dana pensiun. Dalam aturan terbaru itu

Begini Aturan Penyertaan Langsung Dada Pensiun
Kolase Tribun Manado/Internet/Capture Facebook
Ilustrasi OJK dan Capture Facebook Program Berbagi Berkah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbarui aturan investasi pengelola dana pensiun. Dalam aturan terbaru itu, OJK memberikan ketentuan kalau dana pensiun maksimum 15%  bisa masuk ke instrumen penyertaan langsung. 

Dirut BPJS Dicecar soal Kenaikan Iuran: Bantah Libatkan Debt Collector

Ketentuan tersebut termuat dalam salinan Surat Edaran OJK Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Investasi Penyertaan Langsung Dana Pensiun. Aturan ini merupakan ketentuan tambahan dari POJK Nomor 29/ tahun 2018 tentang perubahan atas POJK Nomor 3Tahun 2015 tentang Investasi Dana Pensiun.

Surat yang ditandatangani oleh Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi menyebutkan bahwa batasan investasi penyertaan langsung dilarang melebihi 15% dari total investasi dana pensiun. Namun dalam aturan itu memang memberikan pengecualian. Dana pensiun tetap bisa melakukan investasi penyertaan langsung melebihi 15% dengan beberapa persyaratan.

Salah satu pengecualian investasi penyertaan langsung melebihi 15% karena adanya peningkatan nilai penyertaan langsung yang berasal dari dividen saham atau kenaikan nilai pasar.

Man United vs Partizan: Kembali ke Jalur Kemenangan

Dana Pensiun juga wajib memberi permohonan ke OJK terkait  rencana penempatan investasi penyertaan langsung melebihi porsi tersebut.

Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Bambang Sri Muljadi menegaskan, adanya aturan tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap investasi penyertaan langsung di industri dana pensiun.

“Karena tidak banyak dana pensiun yang memiliki penempatan langsung di asuransi dan lembaga keuangan lainnya,” ujar Bambang Selasa  (5/11) kemarin.

Ia memperkirakan kurang dari 15 dapen Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang melakukan penyertaan langsung melebihi 15% bahkan mereka tidak mempunyai kesempatan untuk menambah lagi. Selain itu, ada beberapa dapen BUMN yang ingin menjual investasi di penyertaan langsung karena kurang menguntungkan.

Aturan Investasi Penyertaan Langsung
dari Perusahaan Dana Pensiun

 
- Penempatan investasi pada jenis penyertaan langsung di Indonesia wajib dilakukan pada saham yang diterbitkan oleh perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia. Dan saham dimaksud tidak tercatat di Bursa Efek di Indonesia maupun di luar negeri.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved