Berita Kotamobagu

Perusahaan Harus Bayar Karyawan Sesuai UMP, Kalau Tak Sanggup Buat Permohonan

Seluruh perusahaan di Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara, diwajibkan untuk mengupah pekerja sesuai dengan standar Upah Minimum Provinsi.

Perusahaan Harus Bayar Karyawan Sesuai UMP, Kalau Tak Sanggup Buat Permohonan
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Perusahaan Harus Bayar Karyawan Sesuai UMP, Kalau Tak Sanggup Buat Permohonan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seluruh perusahaan di Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara, diwajibkan untuk mengupah pekerja sesuai dengan standar Upah Minimum Provinsi mulai awal 2020.

Hal tersebut disampaikan saat sosialisasi Upah Minimum Provinsi (UMP) di Aula Disnaker Kotamobagu, Selasa (05/11/2019).

Nampak Kabid Disnakertrans Sulawesi Utara Naker Maya Ticoalu, dewan pengupahan provinsi, BPJS Ketenagakerjaan, dan Disnaker Kotamobagu.

Sedangkan yang hadir dari perusahaan di Kotamobagu semisal RS swasta, hotel, dan usaha lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Maya Ticoalu menjelaskan bahwa tepat pada 1 Januari UMP diberlakukan.

Kalau ada perusahaan yang belum mampu memberlakukan, tentu harus ada dasar.

Perusahaan Harus Bayar Karyawan Sesuai UMP, Kalau Tak Sanggup Buat Permohonan
Perusahaan Harus Bayar Karyawan Sesuai UMP, Kalau Tak Sanggup Buat Permohonan (TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS)

"Kalau tidak mampu apa dasarnya? Tentu diaudit oleh akuntannya, dua tahun terakhir kemudian ajukan permohonan," jelasnya.

Mekanisme permohonan ada di Kepmenakertrans nomor KEP 231/MEN/2003 tentang tata cara penangguhan UMP.

Permohonan ditujukan ke Gubernur, melalui Disnakertrans Kotamobagu. Minimal 10 hari sebelum berlakunya upah minimum.

Namun, kalau mampu tapi tidak membayar sesuai UMP ada sanksi yang akan diberikan.

Halaman
123
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved