Ibu Hamil, Hati-hati Minum Obat Pereda Nyeri, Tingkatkan Risiko Anak Hiperaklif

Konsumsi parasetamol saat hamil akan meningkatkan risiko memiliki anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD) atau spectrum autism.

Ibu Hamil, Hati-hati Minum Obat Pereda Nyeri, Tingkatkan Risiko Anak Hiperaklif
psycom.net
Ilustrasi gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu hamil perlu mewaspadai penggunaan obat pereda nyeri golongan parasetamol

Konsumsi parasetamol saat hamil akan meningkatkan risiko memiliki anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD) atau spectrum autism.

Demikian hasil penelitian tim dari John Hopkins University Bloomberg School of Public Health.

Jerawat Salah Satu Tanda ADHD?

Si Kecil Tidak Sabaran? Bisa Jadi Hiperaktif!

Tim peneliti melakukan pemeriksaan contoh darah dari plasenta.

Ditemukan, janin yang terpapar parasetamol dari ibunya beresiko dua kali lipat mengalami gangguan perkembangan.

Meski temuan ini mengejutkan, tapi para ahli setuju bahwa dibutuhkan riset lanjutan untuk memastikan bahaya parasetamol selama kehamilan.

Hanya satu penelitian yang menyimpulkan demikian tidak bisa dianggap memberi bukti hubungan sebab akibat.

Autisme dan ADHD sendiri disebabkan oleh banyak faktor, seperti genetik, riyawat keluarga, dan lingkungan.

Bolehkah Bayi Cengeng Didiamkan dengan Memberi Makan?

Hal Sepele Ini Ternyata Bisa Buat Anak Cerdas Sejak Bayi

“Temuan ini sangat mengejutkan karena mayoritas dokter menganggap parasetamol adalah obat yang aman, dan faktanya mungkin memang demikian,” kata dokter perkembangan bayi Ruth Milanaik.

Risiko Lainnya 

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved