Berita Ekonomi

Liquid Vape Termasuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya yang Dikenai Bea Cukai

Belakangan ini penggunaan vape atau rokok elektrik semakin digemari oleh masyarakat terutama kalangan anak muda.

Liquid Vape Termasuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya yang Dikenai Bea Cukai
TRIBUN MANADO/DEWANGGA ARDHIANANTA
Kantor Bea Cukai Manado Provinsi Sulawesi Utara, difoto pada Jumat (01/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belakangan ini penggunaan vape atau rokok elektrik semakin digemari oleh masyarakat terutama kalangan anak muda.

Penggunaan yang semakin banyak dan liquid (cairan) vape termasuk dalam Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) maka dikenakan pajak.

Pemberlakuan bea cukai terhadap liquid vape yang mengandung nikotin berlaku sejak 1 Oktober 2018.

"Sejak saat itu semua penjual eceran liquid vape wajib menjual barang tersebut yang sudah direkati pita cukai," kata Yuyu Mulyana, Seksi Perbendaharaan Bea Cukai Manado, Jumat (1/11/2019).

Ia menambahkan, besaran tarif yang dikenakan 57  persen dari harga jual eceran yang diajukan oleh pembuat liquid vape atau pabrik.

"Misal si pabrik mau menjual liquid dan mengajukan harga jual eceran ke kita, nah dari harga yang ditetapkan dikenailah cukai dengan prosentase tersebut," ucap Yuyu.

Lanjutnya, pemberlakuan cukai terhadap liquid vape hanya berlaku pada cairan yang mengandung tembakau.

"Isi kemasan itu beda-beda ada 15 mililiter 30 mililiter 60 mililiter 100 mililiter dan kena 57 persen dari harga jual eceran (HJE) tersebut," tutur Yuyu.

Tambahnya, penjelasan dari bidang pengawasan bahwa di Kota Manado semua produk liquid vape sudah menggunakan pita cukai.

"Saat ini HPTL hanya terdapat di liquid vape aja seperti tembakau molasses, tembakau kunyah, tembakau hirup dan esens," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Dewangga Ardhiananta
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved