NEWS

Polisi Amankan Lima Wanita Berusia Belia, Kedapatan Bersama Tiga Pria Dalam Kamar Hotel Melati

Polisi membongkar bisnis prostitusi online di hotel melati. Sejumlah wanita muda diamankan. Begini kronologi proses bongkar praktek tersebut.

Polisi Amankan Lima Wanita Berusia Belia, Kedapatan Bersama Tiga Pria Dalam Kamar Hotel Melati
TribunJabar.com/ Firman Suryaman
Wanita muda yang diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena diduga terkait prostitusi online. Polisi membongkar bisnis prostitusi online di hotel melati. Sejumlah wanita muda diamankan. Begini kronologi proses bongkar praktek tersebut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi membongkar bisnis prostitusi online di hotel melati. Sejumlah wanita muda diamankan. Begini kronologi proses bongkar praktek tersebut.

Berawal dari kecurigaan pemilik hotel melati tersebut. Mereka curiga karena ada lima wanita muda serta tiga lelaki berada dalam satu kamar hotel.

Untuk menjawab kecurigaan tersebut, maka dilakukan penggerebekan kamar hotel melati itu.  Benar saja, saat menggerebek kamar pada siang hari, terdapat lima wanita berusia belia dan tiga orang lelaki.

Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota kemudian mengamankan para wanita muda yang terlibat bisnis prostitusi online di hotel melati Kota Tasikmalaya, Rabu (30/10/2019).

"Awalnya ada informasi kecurigaan dari pihak hotel melihat di sebuah kamar yang diisi oleh beberapa orang dan berganti-ganti laki-laki," ungkap Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dadang Sudiantoro didampingi Kasat Sabhara AKP Dian Rosdiana.

Wanita yang terciduk terbilang usianya masih muda, bahkan paling ada yang berusia 16 tahun.

Mereka berinisial W (22) warga Karangnunggal, A (17) warga Cihideung, FA (18) warga Garut, FI (16) warga Cihideung, dan R (17) warga Indihiang.

Sementara itu, muncikari yang ikut diciduk polisi di antaranya Az (29) warga Pangandaran dan Ar (20) warga Kawalu.

Sedangkan Ga (22) warga Cibeureum ikut terciduk karena menjadi rekan Az.

TribunJakarta.com melansir dari Kompas.com, diakui W satu di antara pekerja seks komersial (PSK) praktik haram tersebut baru dijalankannya sekitar 2 bulan terakhir.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved