Operasi Katarak Gratis Dengan Kartu JKN-KIS

Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional –Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaatnya sejak 5 tahun silam hingga sekarang

Operasi Katarak Gratis Dengan Kartu JKN-KIS
istimewa
Operasi Katarak Gratis Dengan Kartu JKN-KIS 

TRIBUNMANADO.CO.ID,Kotamobagu - Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional –Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaatnya sejak 5 tahun silam hingga sekarang khususnya bagi masyarakat di kota Kotamobagu. Rusniati Tengi peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Penerima Upah (PPU) merupakan salah satu dari sekian banyak masyarakat kota Kotamobagu yang telah merasakan manfaat dari program JKN-KIS.

Ketika ditemui di Pasar Ramadhan Kampung Baru, Ibu ini sedang melayani pembeli yang datang. 

Rusniati Tengi (46), warga Kotamobagu harus berjuang hidup bersama suaminya. Ketika memutuskan untuk berjualan di Pasar Ramadhan di Kampung Baru sangatlah berat, karena Rusniati sebelumnya tinggal di Manado bersama orangtuanya.

Tak ingin menambah beban orangtuanya mengingat kebutuhan sehari-hari sudah cukup mahal,dan akhirnya Rusniati merantau ke Kotamobagu untuk berjualan Makanan. Rusniati selalu berusaha menjaga kesehatannya, namun ternyata datangnya sakit tak bisa dicegah dan tak bisa diduga.

Rusniati mengalami sakit pada mata sebelah kiri yang sangat menyakitkan. Kondisi matanya semakin kabur sehingga Rusniati memutuskan untuk tidak berjualan di rumahnya 

 “Gejala ini saya rasa sejak awal tahun dimana rasa sakit pada mata sebelah kiri itu bila didiamkan terus menerus bisa kabur bahkan saya sudah tidak dapat melihat” tutur Rusniati. 

Dirinya tidak mau menunda-nunda untuk berobat karena telah memiliki kartu JKN-KIS. Sejak menikah dirinya sekeluarga telah terdaftar namun tidak pernah menggunakan.

Beberapa waktu lalu dirinya memutuskan untuk berobat di Puskesmas Gogagoman dan mendapat rujukan ke RS untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Awalnya dirinya mengakui ada perasaan takut ke Rumah Sakit.

 Dirinya berpikir akan biaya operasi yang mahal, namun didorong dengan keinginan sehat agar bisa kembali jualan, dirinya memutuskan untuk menjalani perawatan.

“Alhamdulillah saya ke RS daerah untuk pemeriksaan mata saya. Saya sangat kaget ketika dokter memberikan surat pengantar harus di lakukan Operasi Katarak dan langsung berpikir biaya operasi yang mahal”. terangnya. 

Rusniati bercerita setelah menjalani pemeriksaan rutin di Puskesmas Gogagoman dan kemudian di rujuk ke RSUD Kandow untuk melakukan pemeriksaan Mata untuk memastikan kondisi mata sebelah kiri secara lebih jelas. di pikirannya hanya terlintas biaya operasi yang mahal. Namun dokter mengatakan semua biaya dijamin  oleh program JKN-KIS sehingga tidak ada biaya sepeserpun yang dikeluarkan.

“Ternyata kartu JKN –KIS ini benar-benar sangat membantu. Saya tidak menyangka semuanya dijamin. Tidak ada kesulitan yang saya hadapi. Semua biaya pelayanan hingga obat-obatan juga masih ditanggung pihak BPJS Kesehatan.Yang saya siapkan adalah hati untuk tetap semangat berjuang untuk kembali bekerja untuk keluarga saya.” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa kemudahan layanan kesehatan tak pandang berapa biaya yang akan dihabiskan selama masa perawatan, semua ditanggung BPJS Kesehatan selama sesuai prosedur. 

“Saya tahu masih banyak yang ragu akan program JKN-KIS namun saya sangat merasakan manfaat program JKN-KIS, tidak risau kalau harus berobat lagi sewaktu-waktu. Semoga program JKN-KIS dapat terus berlanjut dan masyarakat dapat merasakan kemudahan seperti yang telah saya rasakan hingga saat ini," tutupnya. (ap/sw).

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved