Liga 1 2019

Kronologi Kekalahan Persebaya hingga Oknum Bonek Ricuh dan Lakukan Pembakaran

Hasil tak memuaskan diraih Persebaya Surabaya pasca menjamu PSS Sleman pada pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

Editor: Rizali Posumah
HABIBUR ROHMAN/SURYA.CO.ID
Oknum suporter Persebaya Surabaya masuki lapangan dan merusak sejumlah fasilitas stadion. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil tak memuaskan diraih Persebaya Surabaya pasca menjamu PSS Sleman pada pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10/2019).

Bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya kalah dari PSS Sleman. 

Skor 2-3 adalah hasil akhir pertandingan Persebaya Surabaya vs PSS Sleman.

Bahkan, tim tuan rumah sempat tertinggal 1-3 sebelum akhirnya mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

Tak terima dengan hasil yang diraih tim kebanggannya, Bonek Mania melancarkan aksi protes dengan turun ke lapangan pasca pertandingan berakhir.

Akan tetapi, bentuk protes Bonek ini dirusak oleh sejumlah oknum yang malah membuat kericuhan setelah turun ke lapangan.

Dilansir dari SURYA.co.id, kronologi kericuhan berawal dari aksi protes yang dilancarkan para suporter terhadap klub sejak tertinggal 1-3 dari lawan di babak pertama.

De Ligt Tak Nyaman di Juventus, Dikabarkan Bakal ke Barcelona

Para suporter yang kurang puas dengan performa Bajul Ijo menyalakan flare dan petasan, hingga aksi mengosongkan tribune.

Selain itu, banyak video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan aksi oknum suporter membakar papan sponsor di tengah lapangan.

Buntut dari kekalahan yang menimbulkan kericuhan ini membuat Persebaya Surabaya tidak menghadiri jumpa pers.

Menurut Media Officer Persebaya Surabaya, Nanang Prianto, hal itu dikarenakan para pelatih dan pemain telah diamankan oleh pihak yang berwajib dan dibawa keluar dari stadion.

Kekalahan ini menadi yang pertama bagi Persebaya Surabaya di markas mereka pada kompetisi Liga 1 2019.

Menyusul kekalahan Persebaya yang berujung kericuhan suporter hingga menyebebkan fasilitas stadion rusak, Gubernur Jawa Timur angkat bicara.

Melalui sebuah tulisan yang diunggah dalam akun Instagram pribadi, Khofifah Indah Parawansa mengaku kecewa, sedih dan prihatin.

Khofifah menyesalkan perbuatan oknum suporter yang merusak lingkungan stadion, bukanya malah menjaga karena fasilitas tersebut dibangun dengan uang rakyat.

Tak sampai disitu, dengan sedikit menyinggung gelaran Piala Dunia U-20 2021 ia juga meminta aparat yang berwajib mengusut tuntas dalang aksi perusakan stadion.

The Next Pogba Tengah Dibidik Manchester United

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Kronologi Persebaya Kalah, Oknum Bonek Ricuh Hingga Aksi Pembakaran di GBT

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved