Jack Petterson, Bule Amerika Bangga Menjadi Peserta JKN-KIS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial kesehatan

Jack Petterson, Bule Amerika Bangga Menjadi Peserta JKN-KIS
istimewa
Jack Petterson, Bule Amerika Bangga Menjadi Peserta JKN-KIS 

TRIBUNMANADO.CO.ID,Tomohon -  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial kesehatan. hal tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 yang kerap disebut UU BPJS.

Dalam UU BPJS tersebut disebutkan bahwa Peserta BPJS adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran. Hal ini yang membuat salah satu warga negara asing (WNA) berkebangsaan Amerika bernama Jack Petterson memilih mendaftarkan dirinya berikut istri tercintanya sebagai Peserta Jaminan Kesehatan nasiona – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Di temui di Kantor BPJS Kesehatan Kota Tomohon, Jack dan istrinya menyatakan ketertarikannya terhadap Program JKN-KIS ini. “Info tentang JKN-KIS saya dapatkan dari salah seorang sahabat saya kemudian saya search info tentang BPJS di media sosial dan saya tertarik mendaftar”. Ungkapnya.

Jack dan istrinya yang saat ini berdomisili sementara di wilayah Minahasa sembari meninkmati indahnya Kota Tomohon mengaku mendaftar bukan karena sedang sakit ataupun membutuhkan pengobatan atau pelayanan kesehatan namun karena memiliki jaminan kesehatan merupakan tindakan  proteksi atau perlindungan terhadap diri dan keluarga. Selain itu menjadi Peserta JKN-KIS merupakan bukti bahwa dirinya sebagai WNA compliance terhadap aturan Undang-Undang.

Peserta Program JKN-KIS Kelas I dari segmentasi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang kerap disebut Peserta Mandiri ini menyatakan bahwa dengan iuran yang dibayarkan sebesarRp. 80.000,- setiap bulannya tentunya tidak sebanding dengan biaya pelayanan kesehatan yang saat ini sangat tinggi. bahkan untuk mengakomodir iurannya, dirinya juga tak segan untuk mendaftar Autodebet agar tidak menunggak. 

“Dengan Rp80.000,00 saja kita bisa mendapatkan berbagai manfaat pelayanan kesehatan it’s amazing apalagi biaya kesehatan sangat tinggi. Bukan itu saja, autodebet dan Mobile JKN adalah tindakan cerdas BPJS Kesehatan untuk memudahkan kami. Wow. Saya bangga jadi Pesertanya.” Ungkap Jack penuh rasa bangga.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Tomohon Ikya Ulumudin menyatakan bahwa Dirinya sangat mengapresiasi semangat WNA tersebut.

“Di saat masih terdapat warga negara Indonesia yang saat ini masih belum menjadi peserta JKN-KIS ternyata masih ada WNA yang justru bersemangat menjadi peserta JKN walau belum membutuhkan pelayanan kesehatan tetap berupaya mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN karena merasa hal ini sudah menjadi peraturan dan ketentuan baginya yang harus di taati pada saat berada di Indonesia. Semangatnya luar biasa. dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Hal ini justru harus menjadi contoh yang baik bagi masyrakat Indonesia yang belum mendaftar ataupun yang sudah mendaftar tapi belum patuh dan taat dalam membayar iuran.” tutup ikya saat ditemui. (ap/iu).

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved