Demo Mahasiswa

UPDATE Demo RUU: Nasib 6 Oknum Polisi Lepas Tembakan saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Kantor DPRD

Keenam anggota polisi bertugas di Polres Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelanggaran yang dilakukan tentang SOP membawa senjata api.

alpen martinus/tribun manado
Mahasiswa dan Anggota Polres Lakukan Salat Gaib Untuk Korban di Kendari 

TI diduga melakukan perusakan Gedung DPRD Sumbar dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Perusakan dengan maksimal hukuman 6 tahun 6 bulan.

"Betul, dia sudah kami tahan dan ditetapkan sebagai tersangka perusakan Gedung DPRD Sumbar," kata Direktur Reskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Onny Trimurti, kepada Kompas.com, Kamis (26/9/2019).

Onny menyebutkan, setelah menetapkan satu tersangka atas kasus perusakan Gedung DPRD Sumbar, pihaknya memeriksa 10 mahasiswa lainnya.

"Siang kami periksa 8 mahasiswa lainnya. Kemudian malam ini ada 2 orang lainnya yang kami periksa," kata Onny.

Delapan mahasiswa yang sudah diperiksa sudah diperbolehkan pulang dan sewaktu-waktu bisa kembali dimintai keterangan.

"Kami tadi hanya minta keterangan pada 8 mahasiswa. Setelah itu, kami perbolehkan pulang," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, buntut dari demo anarkistis di DPRD Sumatera Barat, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Sumbar berinisial TI (19) diamankan pihak kepolisian.

Mahasiswa itu diamankan karena diduga melakukan aksi penurunan foto Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, saat aksi berlangsung, Rabu (25/9/2019).

Setelah diamankan polisi, beredar video permintaan maaf dari TI. (*)

*Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Nasib 6 Polisi yang Lepas Tembakan di Demo Mahasiswa Kendari, Naik Pangkat Pun Tertunda, https://solo.tribunnews.com/2019/10/28/nasib-6-polisi-yang-lepas-tembakan-di-demo-mahasiswa-kendari-naik-pangkat-pun-tertunda?page=all.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved