Berita Minsel

Remaja 15 Tahun di Desa Maliku Gantung Diri, Tinggalkan Surat 'Nanti Bakudapa di Yerusalem Baru'

Ini adalah isi surat dari seorang remaja 15 tahun asal Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur yang ditemukan tewas gantung diri

Remaja 15 Tahun di Desa Maliku Gantung Diri, Tinggalkan Surat 'Nanti Bakudapa di Yerusalem Baru'
Ilustrasi gantung diri 

Remaja 15 Tahun di Desa Maliku Gantung Diri, Tinggalkan Surat 'Nanti Bakudapa di Yerusalem Baru'

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Kita minta maaf pa mama dengan papa kalu selama ini kita banyak kesalahan dengan kita masih mo suka sekolah, mar mama dengan papa nda kase sekolah, nanti bakudapa di yerusalem yang baru

(Saya minta maaf kepada mama dan papa kalau selama ini saya banyak kesalahan, saya masih mau sekolah, tapi mama dan papa sudah tidak ijinkan sekolah, nanti kita bertemu lagi di Yerusalem baru)".

Ini adalah isi surat dari seorang remaja 15 tahun asal Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur yang ditemukan tewas gantung diri, Senin (28/10/2019).

Tubuh kaku remaja berinisial DT ditemukan pertama kali oleh sang ibu.

Tulisan Tangan Remaja 15 Tahun yang Gantung Diri
Tulisan Tangan Remaja 15 Tahun yang Gantung Diri (Istimewa)

Maritje Patolengganeng Teriak Histeris Liat Anaknya Gantung Diri

VIRAL Siswa 14 Tahun Gantung Diri, Ayahnya Dipenjara Karena Bunuh Ibunya, Begini Surat Wasiatnya

Kapolsek Amurang AKP Edy Suryanto yang dikonfirmasi wartawan tribunmanado.co.id, membenarkan peristiwa itu. Menurut dia korban gantung diri di rumah keluarga Tambayong-Pongayow.

"Pada saat ditemukan lelaki DT tersebut sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tergantung di dalam kamar. Tepatnya di sebuah balok yang ada di atas jendela kamar dengan menggunakan seutas tali nilon," kata dia.

Remaja 15 Tahun Gantung Diri di Maliku
Remaja 15 Tahun Gantung Diri di Maliku (Istimewa)

Pada saat ibunya melihat DT sudah tergantung, wanita 46 tahun ini kemudian berteriak. Tak lama kemudian suaminya yang berprofesi sebagai seorang supir langsung memotong tali nilon.

Cangkul Pria Ini Menyentuh Benda Keras, Ternyata Membentur Granat Tangan yang Sudah Berkarat

UPDATE Kronologi Tabrakan Maut di Jalan AA Maramis, Anggota Polda Meninggal di Lokasi Kejadian

"Melihat saksi yang berteriak dan saat yang bersamaan ayah korban melihat korban dan langsung mengambil sebuah pisau kemudian memotong tali dan menurunkan korban," kata Kapolsek Amurang.

Di sekitar mayat ditemukan dua pucuk surat yang diduga adalah tulisan tangan korban sebelum mengakhiri hidupnya.

"Ibu korban kemudian memastikan bahwa Surat tersebut adalah tulisan Korban karena ibu dan ayah korban mengenali tulisan dari korban," ujarnya.

Kepala SMK Ichthus, Katharina Lapagu, Masih Berharap Sekolahnya Tak Ditutup Pasca-Siswa Tikam Guru

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved