Berita Minsel

Pasca-Penikaman Guru Agama oleh Siswanya, Masyarakat Minta Polisi Gencar Razia Sajam di Sekolah

Kasus penikaman guru agama Alexander Werupangkey oleh siswanya di kota Manado mendapat perhatian banyak pihak

Pasca-Penikaman Guru Agama oleh Siswanya, Masyarakat Minta Polisi Gencar Razia Sajam di Sekolah
Istimewa
Razia Sajam di Sekolah-sekolah 

Pasca-Penikaman Guru Agama oleh Siswanya, Masyarakat Minta Polisi Gencar Razia Sajam di Sekolah

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penikaman guru agama Alexander Werupangkey oleh siswanya di kota Manado mendapat perhatian banyak pihak.

Masyarakat di kabupaten Minahasa Selatan berpendapat, polisi harus turun ke sekolah-sekolah menengah atas untuk merazia senjata tajam (sajam).

Hal ini untuk mencegah agar peristiwa memilukan yang terjadi di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Manado tak terjadi di Minsel.

Andries Pattyranie, tokoh masyarakat di Kabupaten Minsel, Minggu (27/10/2019) mengutarakan, setiap barang bawaan siswa harus diperiksa. Menurutnya sekarang adalah lebih baik mencegah, daripada kemudian terjadi tindakan kriminalitas.

Sosok Alexander Werupangkey, Guru SMK Ichthus Manado Tewas Ditikam Siswanya Gara-gara Tegur Merokok

KRONOLOGI Lengkap Penikaman Guru SMK Ichthus Manado oleh Siswa, Terungkap Ancaman Hukumannya

Apalagi ada sekolah menengah atas di Kecamatan Amurang yang rawan terjadi perkelahian antarsiswa. Polisi harus memberikan atensi ketat bagi sekolah-sekolah tersebut.

Rul Mantik, warga lainnya mengatakan kasus di Manado yang merenggut nyawa seorang guru semoga hanya berhenti sampai di situ.

"Polisi harus segera melakukan langkah antisipasi agar itu tak terulang lagi," kata dia.

Langkah itu di antaranya yakni turun ke sekolah-sekolah dan memberikan pemahaman mengenai dampak hukum jika terjadi satu perbuatan kriminalitas.

Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdady Dikabarkan Tewas di Tangan Pasukan Komando AS

Politikus PDIP Masinton Pasaribu Sebut Komjen Pol Idham Azis, Cukup Mumpuni Pimpin Kepolisian

Sementara itu Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo mengutarakan, pekan lalu pihaknya sudah menggelar razia ke sekolah-sekolah.

"Operasi ini tentunya akan gencar kami lakukan. Sasarannya yakni siswa yang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, narkoba dan minuman keras," kata perwira dua melati ini.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved