Sulawesi Utara
2 Daerah di Provinsi Ini Penerima CPNS Terbanyak!
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, sudah ditunggu oleh sebagian besar masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, sudah di tunggu oleh sebagian besar masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).
Kepala Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado Wakiran SH MH mengungkapkan, pengumuman jadwal seleksi CPNS 2019 belum bisa dipastikan.
"Sampai dengan saat ini belum ada surat edaran (baru) dari Menpan-RB," ungkap Wakiran saat diwawancarai Tribun Manado pada Sabtu (26/10/2019).
Sementara itu, lanjut Wakiran, tanggal pelaksanaan seleksi belum ditetapkan.
Berikut formasi CPNS 2019, seperti yang didapatkan Tribun Manado:
Untuk formasi Kota Manado ada 310 calon dari tiga jabatan, 209 untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan 41 dan tenaga teknis 60.
Sedangkan kabupaten Minahasa, total ada 220, tenaga pendidikan ada 107, tenaga kesehatan 90 dan tenaga teknis 23.
Seluruh Sulawesi Utara hanya tiga jenis jabatan, yang dibutuhkan untuk CPNS.
Kalau provinsi paling banyak jumlah 519, tenaga pendidikan 425, tenaga kesehatan 34 dan tenaga teknis 60.
Kota bitung ada 32 hanya tenaga kesehatan, kalau Tomohon 28 hanya tenaga teknis.
Sedangkan kabupaten Minahasa Tenggara 155, tenaga pendidikan 76, tenaga kesehatan 45 dan tenaga teknis 28.
Minahasa Utara 141, tenaga pendidikan 26,tenaga kesehatan 64, dan tenaga teknis 51.
Minahasa Selatan total 97, tenaga kesehatan 9 dan tenaga teknis 88.
Kepulauan sangihe total 192, tenaga pendidikan 112, tenaga kesehatan 53 dan tenaga teknis 27.
Kepulauan Talaud total 135, tenaga pendidikan 1 tenaga kesehatan 1 dan 133 tenaga teknis.
Kepulauan Sitaro total 116, tenaga pendidikan 7, tenaga kesehatan 53 dan tenaga teknis 56.
Kota kotamobagu total 148, hanya tenaga kesehatan 107 dan 41 tenaga teknis.
Kabupaten Bolaang Mongondouw total 183, tenaga pendidikan 130 tenaga kesehatan 48 dan tenaga teknis 5.
Kabupaten Bolaang Mongondouw Utara total 190, tenaga pendidikan 56, tenaga kesehatan 95, dan tenaga teknis 39.
Kabupaten Bolmong Timur total 97, tenaga pendidikan 21, tenaga kesehatan 22 dan tenaha teknis 54.
Kabupaten Bolmong Selatan total 186, tenaga pendidikan 66, tenaga kesehatan 81 dan tenaga teknis 39.
Waspada Calo
Dilaporkan Tribun Manado sebelumnya, Kepala Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado Wakiran SH MH mengharapkan proses seleksi CPNS tidak merugikan para pelamar.
Maka itu, ia mengimbau calon pelamar tidak terbujuk oknum tertentu yang mengaku dapat meluluskan calon dengan muda dengan membayar sejumlah uang.
"Jangan percaya dengan janji oknum tertentu, karena ini memakai sistem CAT (computer test asissted), transparan. Kita semua bisa melihat secara langsung hasilnya," ucap Wakiran.
Ia menekankan bahwa tidak ada proses perekrutan yang harus dilalui dengan membayar pihak penyelenggara. Ia memastikan sistem pengamanan sangat ketat.
"Saya menghimbau masyarakat jangan percaya dengan oknum tertentu atau siapapun yang menjanjikan sesuatu bisa masuk jadi PNS. Lakukanlah tes, persiapkanlah diri dengan baik," tambahnya.
Wakiran menjelaskan, para calon harus mempersiapkan semua persyaratan agar tidak menjadi masalah bila nanti diterima.
"Kalau data pelamar berbeda, akan bermasalah," tekannya.
Kata Wakiran, pihaknya harus menyampaikan hal itu karena banyak ditemukan persoalan di mana data pelamar sering tidak cocok dengan database sistem pendaftaran CPNS.
Ketidakcocokan data penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menjadi masalah sebagian pelamar saat akan mendaftar.
"Setiap data (harus) dilengkapi dengan baik. Dan perhatikan lagi kecocokannya, apakah data di Dukcapil sama dengan data di perguruan tinggi (ijazah)," ungkap Wakiran.
"Ijazah, KTP, dan akta, semuanya harus sama. Karena kalau berbeda, itu yang akan menjadi masalah dalam pendaftaran CPNS," tegasnya.
Sementara, untuk penulisan gelar di ijazah, tak menjadi masalah dalam pemberkasan.
Namun, dalam rekrutmen CPNS kali ini, para pelamar juga akan diberikan waktu untuk menyampaikan keberatan bila ada kesalahan dalam seleksi administrasi.
"Namanya masa sanggah. Itu adalah tahap di mana pelamar bisa mengajukan komplain untuk membetulkan kesalahan saat seleksi administrasi, " ucap Wakiran.
Wakiran berharap, para peserta yang gagal pada seleksi CPNS sebelumnya tak patah semangat untuk berjuang dalam rekrutmen kali ini.
"Saya yakin peserta yang gagal kemarin banyak yang akan ikut lagi seleksi tahun ini. Mudah-mudahan pelamarnya akan lebih banyak lagi," tambahnya.
(Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)
BERITA TERPOPULER :
• Benih-Benih Cinta Mulai Muncul di Kabinet Indonesia Maju, Wakil Menteri Akui Mulai Ada Rasa Sayang
• Gadis Remaja Mengaku Tak Tahan Digauli Seorang WNI, Selama 1 Tahun Tinggal Serumah
• Video Detik-detik Ratusan Preman Bayaran Menyerang Tempat Ibadah, Terekam CCTV, Tonton Videonya
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/2-daerah-di-provinsi-ini-penerima-cpns-terbanyak.jpg)