Berita Kotamobagu

Rahadi Penjual Kue Putu Keliling, Pendapatannya Tiap Bulan Melebihi Gaji Pokok ASN

"Tuuuttt...tuuuut...tuuut" begitu suara terdengar dari boks yang dibawa menggunakan motor bebek yang dikendarai seorang pria.

Rahadi Penjual Kue Putu Keliling, Pendapatannya Tiap Bulan Melebihi Gaji Pokok ASN
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Rahadi Penjual Kue Putu Keliling, Pendapatannya Tiap Bulan Melebihi Gaji Pokok ASN 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Tuuuttt...tuuuut...tuuut" begitu suara terdengar dari boks yang dibawa menggunakan motor bebek yang dikendarai seorang pria.

Tepatnya saat melintas di satu lorong di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, sehabis hujan deras, Jumat (25/10/2019) sore itu.

Pria tersebut bernama Rahadi, asal Brebes Jawa Tengah, dan yang dibawanya adalah boks untuk berjualan kue putu.

Suara tersebut berasal dari pipa kecil tempat keluarnya uap yang digunakan untuk membuat kue putu.

Memang setiap hari sekitar pukul 16.00 Wita dari tempat tinggalnya di wilayah Kotamobagu Timur, biasanya hingga pukul 22.00 Wita.

Ketika ada yang memesan, dengan cekatan tangannya memasukkan bahan berupa tepung beras berwarna hijau dari daun pandan yang sudah dikukus, ke dalam cetakan berupa potongan bambu kecil.

Rahadi Penjual Kue Putu Keliling, Pendapatannya Tiap Bulan Melebihi Gaji Pokok ASN
Rahadi Penjual Kue Putu Keliling, Pendapatannya Tiap Bulan Melebihi Gaji Pokok ASN (TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS)

Tak hanya itu, ia juga memasukkan gula merah yang sudah digerus di bagian tengah, kemudian diisi lagi dengan tepung beras.

Kue kemudian diuapi dengan uap dari pipa kecil tadi.

"Hanya untuk lelehkan gulanya, karena bahannya sudah dikukus," katanya ramah.

Setelah beberapa menit, kue kemudian dikeluarkan dari cetakan, kemudian ditaburi kelapa parut.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved