Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Iskandar Kamaru Rindu Makanan Khas Bolsel Saat Ikuti Ritual Mandi Safar

"Saya sebenarnya sedikit rindu dengan makanan-makanan khas yang dulu ketika kecil selalu dihadirkan dalam Perayaan Mandi Safar,"

Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
Nielton Durado/Tribun Manado
Iskandar Kamaru Rindu Makanan Khas Bolsel Saat Ikuti Ritual Mandi Safar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Saya sebenarnya sedikit rindu dengan makanan-makanan khas yang dulu ketika kecil selalu dihadirkan dalam Perayaan Mandi Safar,"

Itulah perkataan Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru, ketika menghadiri Mandi Safar, di Kecamatan Tomini, Rabu (23/10/2019).

Orang nomor satu di Bolsel ini, mengaku sudah banyak makanan khas yang hilang dari perayaan-perayaan masyarakat.

"Dulu waktu saya kecil tak ada roti disiapkan. Tapi ubi dan beberapa makanan lainnya, padahal makanan-makanan seperti ini yang kami rindukan saat tradisi Mandi Safar," bebernya.

Ia pun meminta agar kedepannya makanan-makanan khas Bolsel selalu disiapkan saat perayaan seperti ini.

"Itu tradisi kita, itu warisan luhur kita sebagai masyarakat Bolsel. Jangan dihilangkan," tegas dia.

Makna Perayaan Mandi Safar

Mandi Safar merupakan ritual yang lazim dilakukan warga Gorontalo sejak puluhan tahun lalu.

Namun karena di Kecamatan Tomini, banyak masyarakat yang berasal dari Gorontalo, maka tradisi ini pun ikut digelar disini.

Tradisi ini merupakan tradisi yang diturunkan kerajaan Atinggola di setiap awal bulan Safar, dalam penanggalan bulan Islam atau tahun Hijriyah.

Di Bolsel acara ini dibanjiri oleh ratusan masyarakat Kecamatan Tomini.

Acara biasa dimulai dengan doa syukur bersama di bantaran Sungai Milangodaa, kemudian dilanjutkan dengan mandi bersama lewat percikan air sungai.

Ritual ini dipercaya dapat menolak marah bahaya, serta bencana sepanjang setahun kedepan.

Selain itu, ritual Mandi Safar juga dipercaya mendatangkan rejeki bagi yang melakukannya.

"Kita doakan tidak ada bencana yang akan menimpa masyarakat yang ada di Bolsel. Juga kerukunan, kekeluargaan dan kebersamaan akan selalu menyertai kita semua," ujar Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru.

Diketahui, ritual budaya ini merupakan acara penutup dari sejumlah rangkaian budaya Mandi Safar.

Sebelum mandi Safar ada kegiatan religi lainnya seperti dzikir dan Do'a di setiap rumah penduduk. (Nie)

 Terungkap Alasan Susi Pudjiastuti Tak jadi Menteri Jokowi Lagi, Menko Bidang Maritim Disorot

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved