Nasional

Aparatur Sipil Negara Cerdas Ini Jadi Menteri Dipilih Presiden Jokowi, Pernah Menjabat Asisten II

Menteri pada kabinet kerja jilid II Jokowi-Maruf yang dipilih Presiden Jokowi ini diisi juga oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Aparatur Sipil Negara Cerdas Ini Jadi Menteri Dipilih Presiden Jokowi, Pernah Menjabat Asisten II
Kolase Tribun Manado/Capture Kompas TV/TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri PPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Menteri pada kabinet kerja jilid II Jokowi-Maruf yang dipilih Presiden Jokowi ini diisi juga oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Susunan Kabinet Kerja Jilid II atau Kabinet Indonesia Maju sudah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah nama baru hadir berkolaborasi dengan tokoh-tokoh lama.

Dalam Kabinet Indonesia Maju, tak hanya dari kalangan politik dan profesional. Menteri pada kabinet kerja jilid II Jokowi-Maruf yang dipilih Presiden Jokowi ini diisi juga oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mempercayakan jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kepada I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

Istri Mantan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga tersebut diketahui bekerja aparatur sipil negara (ASN) di Bali dan kini masuk dalam Kabinet Indonesia Maju, mendapat kepercayaan dari Presiden Jokowi.

Bintang Puspayoga diketahui pernah menduduki jabatan Asisten II Setda Denpasar.

Terkait diangkatnya Bintang Puspayoga menjadi menteri, Sekda Kota Denpasar ANN Rai Iswara saat ditemui di ruangannya, Rabu (23/10/2019) sangat bersyukurperwakilan Bali khususnya Denpasar dipercaya menduduki jabatan menteri ini.

"Pertama mari kita mengucapkan angayubagaia terima kasih pada Tuhan karena putra terbaik Bali khususnya Denpasar dipercaya pak presiden sebagai salah satu menteri, astungkara bersyukur," katanya.

Ia juga berharap dan yakin Bintang Puspoyaga bisa cepat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas barunya.

"Sehingga anggapan pak presiden, dimana menteri melaksanakan tugas cepat dan tepat bisa terwujud. Kesan saya kita sudah tahu, khusus di Denpasar tatkala mendampingi suaminya jadi ketua tim penggerak PKK sangat intens terhadap perkembangan perempuan dan anak. Sehingga Kota Denpasar sekarang dijuluki kota layak anak," katanya.

Rai Iswara menilai, sebagai ASN di Kota Denpasar ia memiliki tiga dimensi pola pikir cerdas, kecerdasan emosi, juga kecerdasan sosial religius.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved