Kabinet Kerja Jilid II

Tito Karnavian Diprediksi Jabat Menteri Ini di Kabinet Kerja Jilid II

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan jadi menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Tito Karnavian Diprediksi Jabat Menteri Ini di Kabinet Kerja Jilid II
TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Kapolri Jenderal Tito Karnavian ketika menyampaikan pernyataan kepada awak media pada apel TNI-Polri untuk pengamanan pelantikan presiden di silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). TNI bersama Polri bersama-sama melakukan apel pengarahan untuk mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden pada hari Minggu, 20 Oktober mendatang di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat. 

"Jadi diharapkan pak Tito "melakukan" pembinaan dan komunikasi yang baik dengan para kepala daerah, sebagai ujung tombak pemerintah di daerah," kata dia.

Selain itu Tito pasti memiliki hubungan yang baik dengan seluruh Kapolda yang merupakan teman seangkatan atau adek asuhnya kala di Akademi Kepolisian.

Pun menurut dia, Jokowi melihat Tito Karnavian memiliki kualitas kepemimpinan yang baik dan cepat mengeksekusi sesuatu hal dengan cepat dan tepat. Hal itu terbukti selama ia menjadi Kapolri.

"Ini menjadi nilai lebih karena kedepan kita akan menghadapi isu-isu pemerintahan yang mencakup isu keamanan dan radikalisme. Itulah latar belakang kenapa pak Jokowi ingin menjadi mendagri," jelasnya.

Tjahjo Kumolo Kembali Dipercaya Jokowi Menjadi Menteri di Kabinet Kerja Jilid II

Seorang Mahasiswa Tega Suntik Mantan Pacarnya Berulang Kali Karena Tak Terima Cintanya Diputus

Komjen Pol Ari Dono Jadi Plt Kapolri

Tito Karnavian hari ini resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo, untuk mengisi posisi lain di pemerintahan.

Surat Presiden sudah diterima oleh DPR dan disetujui saat paripurna DPR hari ini.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, permintaan pemberhentian dilakukan untuk menghindari adanya rangkap jabatan.

Puan mengungkapkan, posisi Tito akan diisi oleh Wakapolri Ari Dono, yang akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri, sesuai dengan instruksi Presiden.

"Ya tadi siang baru saja kami ketua DPR dan pimpinan dewan menerima yang pertama surat DPR, terkait dengan pemberhentian Bapak Tito Karnavian selaku Kapolri dan anggota Polri, yang akan ditugaskan untuk bisa memangku jabatan lain di pemerintahan karena memang tidak boleh rangkap jabatan dan untuk supaya maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya," kata Puan di Gedung DPR/MPR, Selasa (22/10/2019).

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved