Kapolres Ungkap Fakta Baru Kasus Guru SMK Ichthus Manado Tewas Ditikam Siswanya: Bukan Pisau Dapur

Hal itu diungkapkan Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ke awak media, Rabu (23/10/2019) malam.

Kapolres Ungkap Fakta Baru Kasus Guru SMK Ichthus Manado Tewas Ditikam Siswanya: Bukan Pisau Dapur
Jufry Mantak/Tribun Manado
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polresta Manado Lakukan Giat Paja Shomad 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap siswa SMK Ichthus, FL (16) warga Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, yang menikam gurunya hingga tewas, Polisi menemukan satu bukti terbaru.

Ternyata, pisau yang dipakai tersangka menikam korban, bukan pisau dapur.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ke awak media, Rabu (23/10/2019) malam.

"Setelah kami melakukan pendalaman, dengan bukti rekaman video, kami melihat bahwa pisau yang dipakai menikam korban bukan pisau dapur," kata Bawensel.

Lanjutnya, setelah diintrogasi kembali kepada tersangka, siswa SMK itu mengaku kalau pisau yang diberikannya ke Polisi, tidak benar.

"Ternyata, pisau yang digunakannya itu, adalah pisau besi putih," ujar Kapklresta.

Tambahnya, pihaknya sudah melakukan penyitaan barang bukti berupa pisau besi putih.

Istri Ungkap Pesan Terakhir Guru SMK Ichthus Manado yang Meninggal Ditikam Siswanya

"Jadi, sudah kami lihat barang bukti pisau besi putih, dan terdapat percikan darah di pisau," ujarnya.

Lanjutnya, itu sudah menjadi bukti buat pihaknya untuk memastikan, bahwa pisau besi putih, yang diamankan, adalah barang bukti yang digunakan tersangka.

"Sampai saat ini, kami terus melakukan pendalaman kasus ini, dengan memeriksa beberapa saksi, untuk melengkapi berkas kami," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Jufry Mantak
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved