Kebakaran di Manado

Ternyata di Kecamatan Ini Paling Sering Terjadi Kebakaran

Sering warga mem-bully personel Dinas Kebakaran jika terlambat datang ke lokasi kebakaran.

Ternyata di Kecamatan Ini Paling Sering Terjadi Kebakaran
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar Puskesmas Pembantu Mapanget beberapa waktu lalu. 

Untuk mendukung target tersebut, pemkot juga menyediakan 30 titik hidran aktif.

Sering Dicaci

Maikel Sahoming, satu di antara personel Damkar Manado, tetap bangga atas profesinya meski pekerjaan itu lebih banyak dukanya.

Ingin Jadi Petugas Pemadam Kebakaran, Begini Permintaan Terakhir Bocah Pengidap Kanker Otak

Lelaki tersebut sudah tujuh tahun berperan sebagai sopir mobil pemadam kebakaran pada Dinas Kebakaran Kota Manado.

Selama itu, banyak pengalaman yang sudah ia rasakan, termasuk suka dan duka.

Kepada Tribun Manado, Maikel mengatakan, yang ia suka dari pekerjaan itu adalah membantu atau menolong warga yang tertimpa musibah.

Hal itu pula yang terus menguatkan dia dan rekan-rekannya menjalankan peran yang ternyata lebih banyak ‘tak enaknya’.

Gadis Cantik Ini Aktif di Banyak Kegiatan Sosial, Pegang Selang Ikut Pemadaman Karhutla, Ini Fotonya

Ia mengaku pernah diancam pisau oleh warga, pun pernah dilempari batu. Yang sering adalah dicaci warga. "Sering dibilang terlambat," katanya.

Padahal, kata Maikel, tim damkar datang sudah sangat cepat. Sesuai standar operasional, mereka harus tiba 15 menit setelah mendapat laporan.

Meski begitu, respons negatfi warga mereka sudah anggap hal yang biasa karena yang mereka utamakan adalah pelayanan.

Kendala lain yang sering tim hadapi adalah hambatan menuju akses. Sering mereka dapati warga tak memberi akses.

Polis Duga Penyebab Kebakaran Satu Rumah Warga Karena Hal Ini

Halaman
1234
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved